Rush Dikabarkan Gelar Konser Residen di Las Vegas Sphere Tahun Depan

Rush Dikabarkan Gelar Konser Residen di Las Vegas Sphere Tahun Depan

Bagikan: JAKARTA - Legenda rock asal Kanada, Rush, dilaporkan tengah berada dalam tahap negosiasi untuk meng...

Bagikan:

JAKARTA - Legenda rock asal Kanada, Rush, dilaporkan tengah berada dalam tahap negosiasi untuk menggelar rangkaian konser residensi di venue futuristik Las Vegas Sphere, Amerika Serikat.

Proses negosiasi antara manajemen Rush dan pengelola Sphere telah berlangsung cukup lama. Kesepakatan resmi antara kedua belah pihak pun kabarnya akan segera ditandatangani dalam waktu dekat.

"Rush memiliki basis penggemar yang sangat besar di seluruh Amerika Utara. Meskipun mereka berasal dari Kanada, musik dan kesuksesan mereka sangat masif di AS. Deretan lagu hit, sejarah panjang, dan aksi panggung mereka menjadi daya tarik yang luar biasa," ujar seorang sumber, dikutip The Sun, Selasa, 21 Juli.

Sumber tersebut menambahkan, pembicaraan tersebut telah berlangsung secara rahasia selama beberapa waktu, dan kontrak diperkirakan akan rampung dalam beberapa pekan ke depan.

Kabar ini diperkuat oleh pernyataan penyiar radio rock veteran, Eddie Trunk, dalam program SiriusXM miliknya. Menurut laporan dari situs penggemar Rush Is A Band, Trunk menyebut bahwa kesepakatan konser residen Rush di Sphere sudah mendekati kata sepakat.

Rangkaian pertunjukan tersebut diproyeksikan bakal terdiri atas 16 hingga 18 penampilan yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027.

Las Vegas Sphere sendiri merupakan megastruktur hiburan berkapasitas 17.600 penonton yang terletak di dekat Venetian Resort dan Wynn Las Vegas.

Sejak resmi dibuka pada September 2023, Sphere telah mengubah lanskap industri hiburan dunia melalui layar LED beresolusi 16K yang melengkung membungkus seluruh area penonton serta sistem audio canggih berbasis teknologi HOLOPLOT.

BACA JUGA:


Sebelum Rush, sejumlah nama besar seperti U2, Phish, Dead & Company, dan The Eagles telah sukses memanfaatkan teknologi imersif di venue tersebut.

Saat ini, Rush tengah disibukkan rangkaian tur "Fifty Something". Tur ini menandai era baru bagi formasi band yang kini digawangi Geddy Lee (vokal, bass) dan Alex Lifeson (gitar). Mereka berkolaborasi dengan drumer asal Jerman, Anika Nillesβ€”yang sebelumnya melakukan tur bersama mendiang Jeff Beck pada 2022β€”serta kibordis Loren Gold, yang dikenal sebagai personel tur The Who dan Chicago.

Dalam setiap penampilannya, Rush membawakan sekitar 40 lagu klasik yang dibagi ke dalam dua sesi pertunjukan. Konsep ini sekaligus didedikasikan sebagai bentuk penghormatan dan perayaan atas dedikasi mendiang drumer legendaris mereka, Neil Peart.

Respons publik terhadap kembalinya Rush terbukti sangat masif. Jadwal tur tahun 2026 yang mencakup wilayah Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko langsung ludes terjual dalam waktu singkat.

Hal tersebut memaksa promotor menambah total jadwal menjadi 58 pertunjukan di 24 kota dengan penjualan tiket yang telah menembus angka setengah juta.

Tidak hanya di Amerika Utara, Rush juga telah mengumumkan perluasan jadwal tur "Fifty Something" ke wilayah Amerika Selatan dan Eropa pada awal tahun 2027, yang sekaligus menjadi kunjungan perdana mereka ke Eropa sejak tahun 2013.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+