Pemprov Papua sebut presensi digital siswa dukung transformasi pendidikan

Pemprov Papua sebut presensi digital siswa dukung transformasi pendidikan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat berharap inovasi presensi digital karya siswa dapat mendukung transformasi pendidikan melalui ANTARA News papua 5 ...

Pemprov Papua sebut presensi digital siswa dukung transformasi pendidikan

Selasa, 21 Juli 2026 12:48 WIB

Image Print

Kepala Bidang Mutu dan Layanan Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Elia Waromi bersama Kepala Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua serta siswa kelas XII Program Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) saat memperlihatkan kartu pelajar TNS bertempat Halaman SNK Pariwisata Papua, Kota Jayapura, Papua, Selasa (21/7). (ANTARA/HO- Pemprov Papua)

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat berharap inovasi presensi digital karya siswa dapat mendukung transformasi pendidikan melalui pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan disiplin, pengawasan kehadiran, serta keterlibatan orang tua dalam proses belajar peserta didik.

Kepala Bidang Mutu dan Layanan Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Papua Elia Waromi di Jayapura, Selasa, mengatakan inovasi Presensi Digital TNS (Tim Ngoding S-One Smart) yang dikembangkan siswa SMK Negeri 1 Pariwisata Papua merupakan terobosan yang patut diapresiasi karena lahir dari kreativitas peserta didik untuk memenuhi kebutuhan sekolah.

"Presensi digital TNS yang dikembangkan siswa SMK Negeri 1 Pariwisata Papua merupakan langkah yang baik untuk peningkatan mutu pendidikan," katanya usai meluncurkan TNS di halaman SNK Papua, Kota Jayapura, Selasa.

Menurut Elia, dengan kehadiran sistem tersebut maka orang tua dapat mengetahui kehadiran siswa mulai dari datang maupun pulang sekolah.

"Jadi orang tua murid akan mendapatkan notifikasi melalui aplikasi WhatsApp (WA) jika anaknya sudah berada di lingkungan sekolah dan begitu juga saat pulang, sehingga orang tua dapat memantau," ujarnya.

Dia menjelaskan penerapan presensi digital juga sejalan dengan program peningkatan mutu pendidikan dan pemberian beasiswa oleh Pemprov Papua karena dapat memastikan peserta didik benar-benar mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

"Oleh karena itu kami berharap inovasi tersebut dapat direplikasi oleh sekolah lain yang ada di Provinsi Papua," katanya.

Sementara itu Kepala Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua Ana Rebeca Rumbiak mengatakan peluncuran Presensi Digital TNS dirangkaikan dengan penyerahan 192 siswa baru tahun ajaran 2026/2027 dari orang tua kepada pihak sekolah sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendidik peserta didik.

"Sistem presensi digital tersebut merupakan hasil karya siswa kelas XII Program Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatat kehadiran, tetapi juga terintegrasi dengan kartu pelajar," katanya.

Menurut Ana, data kehadiran siswa direkap secara otomatis sehingga memudahkan wali kelas, bagian kesiswaan, dan sekolah, dalam memantau tingkat kehadiran peserta didik secara akurat.

"Kami berharap inovasi tersebut dapat memperkuat budaya disiplin di lingkungan sekolah, meningkatkan komunikasi antara sekolah dan orang tua, serta menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk mengembangkan teknologi pendidikan berbasis karya siswa," ujarnya.

Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026