Pemkab Sidoarjo dorong inovasi pemerintahan lewat KISI 2026 - ANTARA News Jawa Timur

Pemkab Sidoarjo dorong inovasi pemerintahan lewat KISI 2026 - ANTARA News Jawa Timur

Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendorong terciptanya inovasi pemerintahan yang mampu menjawab persoalan dan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat lewat ajang Kompetisi Inovasi Sidoarjo (KISI) 2026.

"Banyak permasalahan yang perlu kita selesaikan, sehingga kita harus punya inovasi yang tidak sekadar menjadi gagasan atau ajang penghargaan," kata Bupati Sidoarjo Subandi dalam keterangan diterima di Sidoarjo, Rabu,.

Dalam sambutannya di KISI 2026 di Sidoarjo, Rabu, Subandi mengatakan kebutuhan inovasi semakin penting karena pemerintah daerah masih menghadapi sejumlah persoalan, termasuk ekonomi, pengangguran, stunting, dan lingkungan yang membutuhkan penyelesaian secara konkret.

Menurutnya, capaian pembangunan Sidoarjo yang ditandai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen pada 2025 dan tingkat kemiskinan 4,40 persen harus diikuti perubahan pola kerja serta tata kelola pemerintahan.

Subandi menekankan inovasi perlu dibangun mulai dari sekretariat daerah, perangkat daerah, pemerintah desa hingga pendidik dengan memperkuat komunikasi dan kolaborasi agar tidak berjalan sendiri-sendiri.

Ia juga berharap penghargaan KISI menjadi pemicu perubahan pola pikir aparatur sehingga inovasi yang dihasilkan dapat memudahkan pelayanan publik sekaligus mempercepat penyelesaian persoalan masyarakat.

Subandi menyebut, Pemkab Sidoarjo memperkuat pengelolaan inovasi yang dihasilkan oleh masyarakat melalui sistem SETIA (Sistem Riset dan Inovasi Daerah) yang digunakan untuk menjaring gagasan, uji coba, penerapan, evaluasi, dan pelaporan inovasi.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Mohammad Ainur Rahman mengatakan inovasi merupakan faktor penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik seiring meningkatnya kebutuhan dan harapan masyarakat.

“Ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi instrumen untuk membangun budaya inovasi,” tegas Ainur Rahman.

Pewarta: Fahmi Alfian
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.