Misteri Keberadaan Atlet Golf Jesslyn Wijaya yang Diduga Diculik, Polisi: Tidak Ada di Jakarta

Misteri Keberadaan Atlet Golf Jesslyn Wijaya yang Diduga Diculik, Polisi: Tidak Ada di Jakarta

 Berita Nasional Selasa, 21 Juli 2026 - 12:35 WIB...

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:35 WIB

Jakarta, VIVA – Polres Metro Jakarta Pusat masih menyelidiki keberadaan atlet golf Jesslyn Wijaya yang diduga diculik di Restoran Saung Kita, Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada Senin 13 Juli 2026 sekitar pukul 19.45 WIB.

Baca Juga

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra menuturkan, korban diduga berada di luar Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

β€œ(Korban) belum ditemukan, jadi untuk korban masih kami lakukan penyelidikan keberadaannya. Kemungkinan tidak di kota Jakarta,” ucap Roby, kepada wartawan, Selasa 21 Juli 2026.

Baca Juga

Sementara itu, Roby menyebutkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dugaan penculikan tersebut.

β€œNamun kami masih melakukan penyelidikan sampai dengan menemukan benarkah peristiwa ini atas kemauan korban atau memang ada dugaan tindak pidana penculikan seperti yang dilaporkan di awal,” terang Roby.

Baca Juga

Sebelumnya, laporan dugaan penculikan ini telah teregister dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.Β 

Kuasa hukum keluarga, Andi Darti mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Senin sekitar pukul 19.45 WIB di Restoran Saung Kita, Mangga Besar.Β 

Menurut Andi, berdasarkan keterangan saksi yang diperoleh pihak pelapor, sesaat sebelum acara ulang tahun dimulai, korban diduga ditutup matanya, kemudian dibawa oleh dua pria bertubuh besar menuju sebuah mobil berwarna hitam.

"Korban sempat berteriak meminta tolong dan berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil," ujar Andi.Β 

Ia mengatakan, sejak peristiwa tersebut Jesslyn tidak lagi dapat dihubungi oleh keluarga maupun teman-temannya. Telepon seluler yang diduga digunakan korban juga disebut tidak dapat diakses.Β 

Andi menambahkan, berdasarkan informasi yang diperoleh pihak pelapor, polisi telah mendatangi lokasi kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan penelusuran ke beberapa lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaan korban.Β 

Menurut dia, pihak pelapor juga memperoleh informasi yang masih memerlukan verifikasi bahwa korban diduga melakukan perjalanan ke Malaysia melalui Semarang pada 14 Juli 2026.Β 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, pelapor juga menerima informasi bahwa perangkat telepon seluler yang diduga milik korban masih terdeteksi berada di kawasan Puri Jimbaran.

Ia menegaskan seluruh informasi tersebut masih memerlukan pendalaman oleh penyidik untuk memastikan kebenarannya.Β 

Halaman Selanjutnya

"Kami berharap Kepolisian Negara Republik Indonesia terus melakukan langkah-langkah penyelidikan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel," ujarnya.Β