Kejari Kulon Progo raih peringkat pertama bidang intelijen se-DIY

Kejari Kulon Progo raih peringkat pertama bidang intelijen se-DIY

Kejari Kulon Progo raih peringkat pertama bidang intelijen se-DIY

Rabu, 16 September 2026 20:02 WIB

Image Print

Kepala Seksi Intelijen Terry Endro Arie Wibowo. (ANTARA/HO-Humas Kejari Kulon Progo)

Kulon Progo (ANTARA) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kulon Progo meraih peringkat pertama dalam penilaian prestasi kinerja Bidang Intelijen Kejari se-wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY) periode Agustus 2026 karena dinilai adaptif transformasi digital.

Kepala Kejaksaan Negeri Kulon Progo Putri Ayu Wulandari di Kulon Progo, Rabu, menyampaikan capaian ini merupakan hasil dari komitmen jajaran dalam menjalankan transformasi digital untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan, responsif, dan akuntabel.

"Penilaian bulanan oleh Kejati DIY tersebut didasarkan pada evaluasi instrumen laporan kinerja serta laporan bulanan yang terintegrasi melalui sistem internal kejaksaan," katanya.

Ia mengatakan Seksi Intelijen Kejari Kulon Progo, di bawah kepemimpinan Kepala Seksi Intelijen Terry Endro Arie Wibowo dinilai unggul pada tiga indikator utama.

Keunggilan tersebut uakni Ketepatan respons laporan Ipoleksosbudhankam, yakni kecepatan dan ketepatan merespons serta menindaklanjuti laporan masyarakat terkait sektor ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan.

Kemudian Ketepatan waktu pelaporan, yakni disiplin dan konsistensi pengiriman laporan insidentil serta laporan bulanan secara real-time ke Kejati DIY.

Selain itu, melaksanakan kepatuhan regulasi, mulai dari kelengkapan dan kesesuaian administrasi laporan dengan standar operasional prosedur (SOP) serta aturan internal kejaksaan.

"Capaian ini diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi seluruh jajaran Kejari Kulon Progo maupun satuan kerja lain di wilayah Kejati DIY untuk terus mengoptimalkan pelayanan hukum yang humanis dan terpercaya kepada masyarakat," katanya.

Pewarta : Sutarmi
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026