BMKG: Waspadai hujan disertai petir di Sumatera Utara besok
Masyarakat yang berada di wilayah lereng barat, pantai timur, serta kawasan pegunungan Sumatera Utara, diminta untuk mewaspadai potensi hujan sedang yang dapat disertai petir karena berpotensi memicu bencana hidrometeorologi...
Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar waspada potensi terjadinya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) yang dapat disertai petir pada Kamis (24/9).
"Masyarakat yang berada di wilayah lereng barat, pantai timur, serta kawasan pegunungan Sumatera Utara, diminta untuk mewaspadai potensi hujan sedang yang dapat disertai petir karena berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor," kata Prakirawan BBMKG WIlayah I Lestari Irene Purba di Medan, Rabu.
Secara umum cuaca di Sumatera Utara pada Kamis (24/9) pagi, kata dia, diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Deli Serdang, Karo, Binjai, Medan, Langkat, Serdang Bedagai, dan Simalungun.
Pada siang hingga sore hari cuaca, lanjutnya, juga diprakirakan hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Baca juga: BMKG perketat pengawasan daerah rawan bencana saat puncak musim hujan
Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang pada siang hingga sore hari meliputi Asahan, Deli Serdang, Karo, Pematangsiantar, Sibolga, Langkat, Mandailing Natal, Samosir, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Toba.
Sementara pada malam hari, kata dia, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi, terutama di Deli Serdang, Karo, dan Langkat. Pada dini hari cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di sebagian wilayah Sumatera Utara.
Suhu udara di Sumut diprakirakan berkisar 15 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat laut dengan kecepatan 5 hingga 20 kilometer per jam.
Baca juga: BMKG: Awal musim hujan 2026/2027 di Indonesia datang lebih lambat
Sementara Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Rizki Fadhillah Pratama Putra mengatakan sejumlah perairan di Sumatera Utara berpotensi diterjang gelombang tinggi pada 24 hingga 27 September 2026.
Pola angin di utara ekuator Indonesia umumnya bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 6 - 20 knot, sedangkan di selatan ekuator Indonesia bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 8 - 25 knot.
Gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan barat Sumatera Utara, perairan timur Kepulauan Nias, dan perairan barat Kepulauan Nias, Perairan Kepulauan Batu, perairan barat Kepulauan Batu, dan Samudra Hindia barat Kepulauan Nias.
Baca juga: BMKG ingatkan untuk waspadai potensi bencana November-Desember
Pewarta: Juraidi
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.