Aceh percepat kegiatan dari tambahan TKD untuk pemulihan pasca-bencana
Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Aceh mempercepat pelaksanaan 766 kegiatan dari dana tambahan transfer ke daerah (TKD) 2026 untuk mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana hidrometeorologi di daerah itu.
"Secara keseluruhan, terdapat 766 paket kegiatan dengan total anggaran Rp824,90 miliar yang dilaksanakan oleh 14 Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA)," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir di Banda Aceh, Selasa.
Percepatan kegiatan tambahan TKD tersebut sejalan dengan arahan Mendagri Tito Karnavian yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 900.1.3/1084/SJ tentang Penyesuaian Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2026 dalam APBD bagi daerah terdampak bencana.
Berdasarkan hasil rekapitulasi hingga pertengahan Juli 2026, tercatat 346 paket kegiatan senilai Rp337,29 miliar telah memasuki tahap pelaksanaan fisik.
Dari sisi pengadaan barang dan jasa, 447 paket senilai Rp570 miliar telah menyelesaikan proses pemilihan penyedia dan 379 paket dengan nilai Rp546,25 miliar telah menandatangani kontrak.
Baca juga: BPMA dan PGE lifting kondensat perdana pascabencana Aceh
Realisasi keuangan tercatat mencapai Rp98,79 miliar atau 11,98 persen dan dipastikan terus mengalami peningkatan seiring sudah ada di dalam rumah tangga yang hampir percepatan pelaksanaan fisik.
Pada tingkat kabupaten/kota, realisasi tambahan TKD mencapai Rp27,32 miliar, meliputi sektor pendidikan Rp2,95 miliar, infrastruktur Rp6,94 miliar, pertanian Rp1,91 miliar, dan urusan lainnya Rp15,53 miliar.
Ia menegaskan Pemerintah Aceh terus melakukan monitoring dan pengendalian secara intensif terhadap seluruh SKPA pelaksana untuk memastikan setiap kegiatan berjalan tepat waktu, tepat mutu, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Tambahan TKD 2026, kata dia, diarahkan untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana, meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh.
"Pemerintah Aceh optimis seluruh kegiatan dapat terus dipercepat dan diselesaikan sesuai target sehingga dapat mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat," demikian M Nasir.
Baca juga: Lintas kampus gelar pengabdian pemulihan pascabencana di Bener Meriah
Baca juga: Kaposwil PRR Aceh dorong percepatan realisasi stimulan dan huntap
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.