World-News

22 Juli 1939: Jane Bolin Jadi Hakim Kulit Hitam Perempuan Pertama di AS

22 Juli 1939: Jane Bolin Jadi Hakim Kulit Hitam Perempuan Pertama di AS

Liputan6.com, Washington D.C - Jane Bolin menjadi hakim perempuan berkulit hitam pertama di AS saat ia dilantik sebagai hakim pengadilan keluarga di New York pada 22 Juli 1939.

Dikutip dari Mississippi Today, Rabu (22/7/2026), penasehat karirnya melarang Bolin untuk mendaftar ke Fakultas Hukum Yale, tapi ternyata ia berhasil lulus sebagai salah satu dari 20 lulusan terbaik di angkatannya, hal ini menjadikannya wanita kulit hitam pertama yang berhasil lulus dari universitas tersebut.

Saatnya KDMP jadi Pemasok Warung Rakyat

Saatnya KDMP jadi Pemasok Warung Rakyat

Namun, menyadari tingginya rintangan di pasar eceran, pemerintah segera mengoreksi model bisnis tersebut. Melalui rapat terbatas kabinet pada 15 Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menetapkan KDMP sebagai "kantor tunggal" penyalur bantuan sosial (bansos) dan barang bersubsidi di wilayah pedesaan.
 
Pergeseran Fokus dan Potensi Monopoli

Langkah progresif ini ditujukan untuk mengembalikan marwah koperasi sebagai soko guru ekonomi rakyat yang diamanatkan dalam Pasal 33 UUD 1945. Dukungan nyata diberikan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15 Tahun 2026, yang mencabut PMK 49/2025, dengan memberikan akses pembiayaan pembangunan fisik gerai dan gudang hingga Rp3 miliar per unit koperasi dengan bunga ringan 6 persen.

KPK Sebut Bupati Lombok Barat Korupsi 32 Paket Proyek

KPK Sebut Bupati Lombok Barat Korupsi 32 Paket Proyek

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (LAZ) berkaitan dengan 32 paket proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Salah satu proyek yang menjadi objek penyidikan adalah rehabilitasi Taman Kota Gerung atau Taman Kota Giri Menang.

Konflik Timur Tengah, AS keluarkan peringatan keamanan bagi warganya

Konflik Timur Tengah, AS keluarkan peringatan keamanan bagi warganya

Washington (ANTARA) - Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan keamanan kedua dalam tiga hari di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan menyarankan warga AS agar lebih waspada.

"Akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, situasi keamanan masih tetap kompleks dengan potensi eskalasi yang tak terduga. Warga Amerika yang saat ini berada di Timur Tengah harus berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, serta bersiap menghadapi kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara secara berkala, dan potensi gangguan perjalanan," menurut sebuah pemberitahuan yang diunggah di situs web Departemen Luar Negeri tersebut, Selasa.