DKI kemarin, Pramono minta warga terapkan 5M hingga terapkan PJJ
Jakarta (ANTARA) - Peristiwa penting terjadi di Jakarta selama Minggu (21/8) mulai dari Pramono minta warga terapkan 5M hadapi paparan abu vulkanik, hingga terapkan pembelajaran jarak jauh antisipasi abu vulkanik.
Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih layak untuk dibaca kembali.
1. Pramono minta warga terapkan 5M hadapi paparan abu vulkanik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta warga menerapkan lima langkah atau 5M apabila wilayah tempat tinggal mulai terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Berita selengkapnya di sini
2. DKI terapkan PJJ pastikan warga sekolah aman
Dinas Pendidikan DKI Jakarta menegaskan bahwa kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Senin (7/9) dilakukan untuk menjaga kesehatan warga sekolah dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Berita selengkapnya di sini
3. Pasar Wiwitan SCBD jadi etalase ratusan produk lokal Nusantara
The Local Market bersama Creative Event Entertainment (CEE) kembali menghadirkan Pasar Wiwitan di SCBD Park, Jakarta, pada 5-6 September 2026 dengan mengusung konsep creative marketplace yang menghadirkan ragam produk kreatif lokal dari lebih dari 200 pelaku usaha serta menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal dan mengapresiasi karya lokal Indonesia.
Berita selengkapnya klik di sini
4. DKI lakukan water mist di lima wilayah guna antisipasi abu vulkanik
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan penyemprotan air (water mist) secara serentak di lima wilayah Jakarta, Minggu, sebagai langkah mitigasi dan kesiapsiagaan mengantisipasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Berita selengkapnya di sini
5. DKI Jakarta terapkan pembelajaran jarak jauh antisipasi abu vulkanik
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi satuan pendidikan di Jakarta mulai Senin (7/9) sebagai langkah antisipasi potensi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Berita selengkapnya di sini
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.