SAR Timika cari korban perahu tenggelam di Asmat - ANTARA News Papua Tengah

SAR Timika cari korban perahu tenggelam di Asmat - ANTARA News Papua Tengah

Timika (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat melakukan pencarian terhadap para korban tenggelamnya perahu ketinting di Muara Betcbamu, Kabupaten Asmat, Papua Selatan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika I Wayan Suyatna di Timika, Minggu mengatakan berdasarkan laporan yang diterima, perahu ketinting dengan penumpang delapan orang tersebut bertolak dari Kali Wen Sabtu (5/9) dan direncanakan akan tiba Distrik Kamur, kabupaten Asmat Minggu (6/9).

"Namun dalam perjalanan tepatnya di Muara Betcbamu perahu tersebut dihantam ombak hingga terbalik dan tenggelam," ujarnya.

Setelah menerima laporan itu, Kantor SAR Timika melalui Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat Wagianto langsung memberangkatkan Tim SAR gabungan terdiri dari rescuer Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat, TNI Angkatan Laut dan Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Asmat menggunakan rigit inflatable boat (RIB) 85 PK milik Basarnas menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

Dalam pencarian yang dilakukan lokasi kejadian, Tim SAR Gabungan mendapatkan informasi bahwa dua korban kembali ditemukan oleh nelayan dan telah dievakuasi ke Puskesmas Youw, Kabupaten Asmat. Sebelumnya salah korban Ebistina Kuwaito (34) juga telah diselamatkan oleh nelayan dan telah di evakuasi ke Puskesmas Youw.

Dari keterangan para korban yang berhasil ditemukan diketahui bahwa kejadian tenggelamnya perahu tersebut terjadi pada Sabtu (5/9) sore pukul 15.00 WIT.

Ketiga korban yang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan yakni Ebistina Kuwaito (34) ditemukan pada Minggu (6/9) dini hari dan dua orang korban lainnya Lina Kamur (20) dan Sabastian Kamur (22) ditemukan pada Minggu pagi. Ketiga korban tersebut saat ini sudah berada di Puskesmas Youw, Kabupaten Asmat untuk mendapatkan perawatan.

Sementara lima korban lainnya yang saat ini sedang dalam pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan Anton Yod (35), Beni Kuwaito, Bela Yod (4) Gilang Yod (6 bulan) dan Tekla Yod (2) hingga kini belum diketahui nasib dan keberadannya.

Dari data tersebut maka total korban selamat berjumlah tiga orang dan lima orang lainnya hingga kini masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.