Wali Kota Jambi minta dukungan pusat tangani dampak kabut asap - ANTARA News Bengkulu

Wali Kota Jambi minta dukungan pusat tangani dampak kabut asap - ANTARA News Bengkulu

Kota Jambi (ANTARA) - Wali Kota Jambi Maulana meminta dukungan pemerintah pusat untuk menangani dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah sekitar Kota Jambi.

Permintaan tersebut disampaikan Wali Kota Maulana saat mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Kantor Manggala Agni, Kota Baru, Kota Jambi, Selasa, yang membahas penanganan karhutla di Provinsi Jambi.

Maulana mengatakan Kota Jambi turut terdampak kabut asap akibat kebakaran di Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Batang Hari, serta wilayah provinsi tetangga.

"Saya juga sudah sampaikan ke Menteri bahwa Kota Jambi sebagian besar daerah terdampak akibat kebakaran di wilayah sekitar seperti Muaro Jambi, Tanjab Timur, dan provinsi tetangga," katanya.

Kondisi tersebut mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat, kata dia, jumlah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dalam satu pekan terakhir meningkat dari rata-rata 1.700 menjadi sekitar 1.900 kasus.

Ia mengatakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menanggapi kondisi itu dengan memberikan bantuan 5.000 masker untuk masyarakat Kota Jambi.

"Langsung mendapat respons dari BNPB, dibantu 5.000 masker dan didistribusikan jika sampai," kata dia.

Pihaknya juga mengajukan bantuan dua mobil tangki untuk mendukung pemerataan distribusi air.

Pemkot Jambi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menetapkan status siaga untuk mengantisipasi dampak karhutla.

Ia memastikan puskesmas dan rumah sakit tetap siaga, termasuk menyediakan oksigen bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Ada yang asma berat dan terdampak akibat asap, silahkan datang ke UGD dan gratis," kata Wali Kota Jambi Maulana.

Pemkot Jambi akan terus memantau perkembangan karhutla dan kualitas udara guna memastikan masyarakat memperoleh perlindungan dan pelayanan selama kondisi kabut asap.

Sementara Menhut Raja Juli Antoni mengatakan Presiden Prabowo memberikan perhatian serius terhadap persoalan karhutla dan meminta seluruh kementerian/lembaga bersama pemerintah daerah memastikan berbagai langkah yang telah diperintahkan dapat dijalankan secara optimal.

Pewarta: Agus Suprayitno
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.