Veronica Tan Ajak Orang Tua Perkuat Budaya Literasi Anak Lewat Dongeng
AKURAT.CO Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, mengajak orang tua untuk menumbuhkan budaya literasi sejak dini melalui kebiasaan mendongeng dan membaca bersama anak.
Menurutnya, kegiatan sederhana tersebut tidak hanya menumbuhkan minat baca, tetapi juga menjadi sarana membangun kedekatan emosional, memperkuat komunikasi, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
"Kegiatan seperti ini menjadi kesempatan bagi orang tua untuk meluangkan waktu bersama anak, mendampingi mereka, mengobrol, memahami perasaan mereka, dan menikmati momen kebersamaan melalui aktivitas yang menyenangkan," kata Veronica, dikutip Senin (27/7/2026).
Baca Juga: Perkembangan Teknologi Jadi Tantangan Perlindungan Anak, Literasi Digital Perlu Diperkuat
Di tengah berbagai kesibukan dan distraksi penggunaan gawai, orang tua perlu secara sadar menyediakan waktu berkualitas bersama anak.
Kegiatan literasi bersama menjadi ruang bagi orang tua untuk mendampingi anak, membangun komunikasi yang hangat, sekaligus memahami kebutuhan dan perasaan mereka.
Saat membacakan dongeng, Veronica mengajak anak-anak berinteraksi melalui cerita dan ilustrasi yang disampaikan. Menurutnya, mendongeng bukan sekadar membacakan cerita, tetapi juga menjadi media untuk melatih kemampuan anak mendengarkan, berbicara, berimajinasi, serta memahami berbagai nilai kehidupan.
"Melalui dongeng, anak-anak belajar mendengarkan, berbicara, berimajinasi, dan memahami berbagai nilai kehidupan. Yang terpenting, mendongeng menjadi contoh sederhana bahwa orang tua dapat membangun kebiasaan membaca sekaligus menciptakan momen kebersamaan yang bermakna bersama anak," ujarnya.
Dia mengatakan, membaca dongeng kepada anak merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan minat baca sekaligus memperkuat budaya literasi sejak usia dini.
Baca Juga: FWD Insurance Perkuat Kapasitas Guru dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda
Veronica juga mengapresiasi penyelenggaraan festival yang menghadirkan berbagai ruang belajar dan bermain bagi anak bersama keluarga.
Untuk itu, semakin banyak ruang yang memberikan kesempatan bagi anak untuk belajar, berekspresi, dan berinteraksi secara positif, semakin besar pula dukungan terhadap terwujudnya lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak.
"Saya senang semakin banyak pihak yang menghadirkan ruang-ruang positif bagi anak. Kegiatan seperti ini memberikan kesempatan bagi anak untuk bermain, belajar, dan bertumbuh bersama keluarga. Semoga semakin banyak ruang yang memfasilitasi tumbuh kembang anak melalui berbagai aktivitas yang positif," jelasnya.