Usai perbaikan pompa, Perumda Tirta Meulaboh pastikan suplai air bersih kembali normal - ANTARA News Aceh

Usai perbaikan pompa, Perumda Tirta Meulaboh pastikan suplai air bersih kembali normal - ANTARA News Aceh

Aceh Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Meulaboh memastikan pelayanan dan distribusi air bersih kepada ribuan pelanggan akan kembali normal pad...

Aceh Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Meulaboh memastikan pelayanan dan distribusi air bersih kepada ribuan pelanggan akan kembali normal pada Selasa (28/7), setelah perbaikanΒ  satu unit pompa air yang rusak selesai dilakukan.

β€œInsya Allah jika tidak ada kendala, distribusi air bersih akan normal mulai Selasa siang. Saat ini kerusakan teknis pada salah satu mesin pompa intake sudah berhasil diperbaiki,” kata Direktur Perumdam Tirta Meulaboh, Aceh Barat, Basri, Senin malam.

Ia menjelaskan, salah satu mesin intake mengalami short (korsleting arus listrik) dan terbakar sehingga pasokan air bersih ke masyarakat menjadi terhambat. Kerusakan komponen elektronik tersebut terjadi secara mendadak dan tidak dapat diprediksi sebelumnya.

Basri menjelaskan, dalam kondisi normal dengan dua pompa yang berfungsi, pasokan air dapat terpenuhi selama 22 hingga 24 jam sehari, dengan jeda pemadaman rutin sekitar satu jam untuk pengisian ulang. Namun, akibat terbakarnya satu pompa, durasi pemadaman dan pengisian air menjadi lebih lama, yakni mencapai 2,5 jam.

Ia mengatakan, kondisi tersebut menyebabkan proses pengisian dan distribusi air tidak seimbang. Volume air yang didistribusikan lebih besar daripada pasokan yang masuk, sehingga pasokan air ke rumah warga menjadi terganggu.

"Senin hari ini perbaikan pompa sudah selesai. Prosesnya memang memakan waktu karena kita harus mengantre di bengkel penyedia layanan perbaikan pompa di Meulaboh. Sekarang tinggal tahap pengaturan (setting) untuk pemasangan kembali," jelasnya.

Ia menambahkan, proses pemasangan tidak bisa dilakukan sembarangan dan harus melibatkan tenaga ahli spesialis pompa.

"Insya Allah besok sudah bisa kita pasang kembali dan distribusi air normal seperti biasa," tambah Basri.

Saat ini, Perumdam Tirta Meulaboh melayani lebih dari 3.000 pelanggan yang tersebar di beberapa desa dalam wilayah Kecamatan Johan Pahlawan dan sekitarnya. Dengan kapasitas pompa sebesar 40 liter per detik, pasokan air sebenarnya dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh pelanggan.

Basri mengakui adanya kendala teknis lain pada sistem jaringan perpipaan yang sudah tua dan mengalami penurunan kualitas (degradasi). Hal tersebut menyebabkan penurunan tekanan air, khususnya bagi pelanggan yang berada di kawasan ujung jaringan pipa, seperti wilayah Seuneubok, Lapang, hingga kawasan dekat Simpang Pelor Kota Meulaboh mengalami gangguan distribusi.

"Secara kapasitas, 40 liter per detik itu mencukupi. Namun karena sistem perpipaan kita sudah menua dan banyak penyimpangan, tekanan air sampai ke ujung-ujung pipa menjadi berkurang," ungkapnya.

Sebagai perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Perumdam Tirta Meulaboh berkomitmen untuk terus membenahi infrastruktur jaringan agar pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat berjalan optimal dan berkelanjutan, demikian Basri.
Β 

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT Β© ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.