UI apresiasi mahasiswa internasional yang lulus pendidikan bergelar - ANTARA News Megapolitan
Depok (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) memberikan penghargaan kepada mahasiswa internasional yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan bergelar di kampus tersebut.
"UI memberikan apresiasi kepada mahasiswa internasional sekaligus memperkuat hubungan dengan alumni, kedutaan besar, kementerian, dan berbagai mitra strategis dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi Indonesia," kata Rektor UI Heri Hermansyah dalam sambutannya dalam acara The 2026 Degree Appreciation Ceremony for UI International Students di Makara Art Center (MAC), UI Depok, Selasa.
Selain menjadi bentuk penghargaan atas capaian akademik mahasiswa internasional, diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat jejaring internasional serta memperluas kemitraan antara Universitas Indonesia dengan berbagai pemangku kepentingan.
Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 80 mahasiswa internasional yang berasal dari sekitar 21 negara, mewakili lulusan dari 14 fakultas dan Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia.
Para lulusan berasal dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Teknik, FakultasHukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Fakultas Psikologi.
Selanjutnya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Farmasi, Fakultas Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Administrasi, serta Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan internasional juga mengundang para Duta Besar dari 17 negara yang memiliki perwakilan di Indonesia, yaitu Timor Leste, Papua Nugini, Laos, Yaman, Suriah, Kamboja, Mesir, Tanzania, Pakistan,Thailand, Zimbabwe, Nigeria, China, Vietnam, Rwanda, Malaysia, Bangladesh.
Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.