Transaksi KDKMP di Bengkulu Rp306,71 juta per akhir Juni - ANTARA News Bengkulu
Kota Bengkulu (ANTARA) - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) menyebutkan transaksi di Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di dua wilayah di Provinsi Bengkulu sejak Januari hingga akhir Juni 2026 telah mencapai Rp306,71 juta.
"Memang tahapan Koperasi Merah Putih di Provinsi Bengkulu saat ini masih dalam proses pembangunan gerai di beberapa titik lokasi yang sudah selesai. Namun beberapa koperasi sudah beroperasi dan terdapat transaksi yang tercatat di dashboard nya Kementerian Koperasi sekitar Rp306,71 juta," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJPb Bengkulu Mohamad Irfan Surya Wardhana di Kota Bengkulu, Jumat.
Untuk nilai transaksi KDKMP tersebut berasal dari penjualan komoditas pupuk urea, NPK, dan Phonska.
Ia menyebut bahwa berdasarkan data dari sistem informasi manajemen Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (Simkopdes), untuk transaksi sebesar Rp306,71 juta tersebut berasal dari Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara dan Kecamatan Lubuk Pinang Kabupaten Mukomuko.
Meskipun saat ini KDKMP di Provinsi Bengkulu belum beroperasi sepenuhnya, namun telah menyumbang transaksi, sehingga menjadi bukti bahwa koperasi tersebut mampu menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat.
Irfan menerangkan, saat ini terdapat 1.508 KDKMP yang terbentuk di Provinsi Bengkulu, dengan 1.505 koperasi telah memiliki nomor rekening aktif dan 66,4 persen koperasi tersebut telah memiliki nomor induk berusaha (NIB).
Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu telah memetakan sejumlah produk dari pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut agar dapat masuk dan diperjualbelikan di KDKMP.
Hal tersebut dilakukan guna mengembangkan usaha UMKM dan memberikan dampak hadirnya koperasi di bidang perekonomian bagi para pelaku usaha.
"Koperasi Merah Putih harus bersinergi dengan pelaku UMKM, artinya dengan adanya koperasi ini dapat menghidupkan roda pemerintahan desa dan kelurahan. Artinya terpenuhi terpenuhi semua segala hal seperti sembako, sandang, pangan dan lainnya," terang Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (UKM) Kota Bengkulu Nelawati.
Dengan adanya koperasi tersebut, pemerintah kota terus mendorong dan melakukan pemberdayaan kepada para pelaku UMKM di Kota Bengkulu dengan sejumlah program pengembangan usaha.
Salah satunya yaitu dengan memetakan produk-produk unggulan milik pelaku UMKM di Kota Bengkulu agar dapat masuk dalam gerai Koperasi Merah Putih yang dalam waktu dekat akan diresmikan.
Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.