Pemkab Bangka Barat-TNI perkuat edukasi cegah karhutla - ANTARA News Bangka Belitung

Pemkab Bangka Barat-TNI perkuat edukasi cegah karhutla - ANTARA News Bangka Belitung

Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Tentara Nasional Indonesia memperkuat edukasi langsung kepada masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan.

"Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat ini menjadi salah satu perhatian serius, baik dari Pemkab Bangka Barat maupun Mabes TNI, untuk itu kita lakukan penguatan sinergi dan kolaborasi untuk pencegahan dan penanganan cepat jika terjadi karhutla," kata Bupati Bangka Barat Markus di Mentok, Senin.

Sebagai langkah awal, hari ini Bupati Bangka Barat bersama sejumlah pejabat instansi terkait bertemu langsung dengan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI dan Kodim 0431/BB untuk memperkuat upaya pencegahan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat bahaya karhutla.

"Kami menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI, pertemuan ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah menghadapi karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah," ujarnya.

Selama musim kemarau panjang yang terjadi di daerah itu, kata dia, pemkab terus mendorong pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat, termasuk memasang spanduk larangan membakar lahan dan hutan serta memperkuat kolaborasi bersama Forkopimda.

Selain itu, para petugas dari instansi terkait bersama TNI-Polri juga terus melakukan penyuluhan langsung ke masyarakat untuk meningkatkan kesadaran warga agar bisa secara mandiri melakukan upaya pencegahan.

“Melalui kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan TNI sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” ujarnya.

Ketua Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI Kol Mar. Inggit Dahana Setyawawan mengatakan karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat hingga aktivitas perekonomian.

Menurut dia, karhutla merupakan ancaman lintas sektoral yang dapat berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat hingga perekonomian.

"Pencegahan harus menjadi prioritas dengan mengedepankan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat terkait dan masyarakat. Upaya pencegahan harus menjadi prioritas karena mencegah jauh lebih baik daripada menanggulangi," katanya.

Untuk itu, menurut dia, seluruh pihak perlu memperkuat sinergi dalam menghadapi bencana karhutla khususnya di daerah yang terdampak.

Komandan Kodim 0431/Bangka Barat Letkol Czi Fadil mengatakan telah melakukan pendataan titik sumur bor yang dapat mendukung penanganan karhutla.

Pembangunan sumur bor akan diarahkan berada dekat permukiman agar selain membantu penanganan kebakaran jika sewaktu-waktu dibutuhkan dan juga menjadi sumber air yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan air bersih, terutama pada saat musim kemarau.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.