Prabowo dapat delapan kali tepuk tangan saat pidato di EEF ke-11 - ANTARA News Gorontalo
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mendapat delapan kali tepuk tangan saat menyampaikan pidato dan mengikuti sesi tanya jawab dalam Forum Ekonomi Timur atau Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis waktu setempat.
"Ini adalah kelima kalinya sejak saya menjadi Presiden Indonesia, saya bertemu dengan Presiden Putin. Saya menantikan untuk membalas keramahan yang diberikan Rusia kepada saya dan menyambut Presiden Putin serta banyak dari anda di Indonesia," ujar Prabowo.
Tepuk tangan pertama terdengar setelah Prabowo menyampaikan keinginannya membalas keramahan Rusia dengan menyambut Presiden Rusia Vladimir Putin dan peserta forum di Indonesia.
Tepuk tangan kedua muncul setelah Prabowo menegaskan kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.
Ia mengatakan Indonesia tidak ingin bergabung dalam aliansi militer mana pun, tetapi berupaya membangun kerja sama ekonomi untuk mencapai kemakmuran bersama.
Tepuk tangan ketiga diberikan ketika Prabowo mengenang hubungan persahabatan Indonesia dan Rusia selama beberapa dekade, termasuk dukungan Uni Soviet pada masa awal Republik Indonesia.
Tepuk tangan keempat terdengar setelah Prabowo menyampaikan pepatah Rusia "Odin v pole ne voin" yang kemudian dikaitkan dengan filosofi Indonesia, gotong royong.
"Saya mengerti bahwa orang Rusia memiliki pepatah, Odin v pole ne voin. Tidak akan ada kemenangan jika Anda berjuang sendirian. Di Indonesia, kami memiliki pepatah yang sama, kami menyebutnya 'Gotong Royong', beban berat menjadi ringan saat kita memikulnya bersama," kata Prabowo.
Tepuk tangan kelima muncul ketika Prabowo menyerukan Indonesia dan Rusia membangun kerja sama konkret, mulai dari rute pelayaran dan penerbangan langsung hingga perdagangan, produksi pangan, pupuk, energi, obat-obatan, dan teknologi.
Setelah mengakhiri pidatonya dengan ucapan terima kasih dalam sejumlah bahasa, termasuk bahasa Rusia, Prabowo kembali mendapat tepuk tangan keenam yang berlangsung tanpa henti.
Tepuk tangan ketujuh terdengar ketika Prabowo hendak kembali ke tempat duduknya.
Tepuk tangan kedelapan terjadi setelah Prabowo menjawab pertanyaan moderator mengenai keseimbangan hubungan Indonesia dengan Rusia dan negara-negara Barat.
Prabowo menegaskan Indonesia ingin memiliki hubungan terbaik dengan semua negara dan tidak akan bekerja sama dengan satu kelompok untuk melawan kepentingan kelompok lain.
Rangkaian tepuk tangan tersebut menutup pidato dan sesi tanya jawab Prabowo dalam forum ekonomi yang digelar di Vladivostok, Rusia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo dapat delapan kali tepuk tangan saat pidato di EEF ke-11
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.