Polisi tidak temukan racun dari olah TKP kematian Sutrimo di klinik Kebayoran Baru
Polisi tidak temukan racun dari olah TKP kematian Sutrimo di klinik Kebayoran Baru
Senin, 27 Juli 2026 15:42 WIB
Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kematian penjaga rumah sekaligus kepala rumah tangga mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Sutrimo di depan klinik kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri. (Luthfia Miranda Putri)
Jakarta (ANTARA) - Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri tak menemukan racun dari olah tempat kejadian perkara (TKP) kematian pria bernama Sutrimo di klinik Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Adapun seluruh barang bukti yang diamankan dibawa ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk diperiksa lebih lanjut guna mengungkap penyebab kematian korban.
“Nggak, nggak, nggak,” kata Kasubnit Resmob Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Robby Pasha secara singkat kepada wartawan di depan klinik Kebayoran Baru, Jakarta, Senin.
Robby membantah adanya temuan racun di lokasi kejadian. Kendati demikian, dia menegaskan belum dapat membeberkan hasil olah TKP maupun barang-barang yang diamankan karena penyelidikan masih berlangsung.
Seluruh barang yang diamankan akan dibawa ke Puslabfor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Mereka menyebut seluruh hasil pemeriksaan masih dalam tahap penyelidikan dan akan dijelaskan oleh pihak Humas Polda Metro Jaya atau pimpinan penyidik.
“Ada beberapa ya. Nanti sama Humas ya, sama Humas. Biar Humas yang jelaskan,” ucapnya.
Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kematian pria bernama Sutrimo di depan klinik kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, polisi mulai membuka garis kuning polisi yang terpasang di pagar klinik kecantikan pukul 13.11 WIB.
Terpantau sejumlah personel Tim Pusat Laboratorium Forensik (Labfor) mengenakan pakaian hitam memasuki halaman dalam klinik.
Mereka juga terlihat membawa sejumlah barang bukti berupa kotak hitam, bantal dengan sprei hijau dan sejumlah barang dalam plastik bening.
Kemudian, mereka juga membuka pintu masuk klinik dan membuka garis kuning polisi.
Suasana klinik nampak sepi dan dipenuhi daun kering seperti sudah lama tidak didatangi. Adapun sejumlah awak media nampak menanti kabar terbaru terkait olah TKP tersebut.
Polisi menyelesaikan olah TKP pada pukul 14.13 WIB.
Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan tengah menyelidiki penyebab kematian seorang pria bernama Sutrimo pada Kamis (23/7) yang ditemukan tidak sadarkan diri di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal, korban ditemukan tergeletak di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru.
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan sedang mengumpulkan bahan keterangan untuk mengetahui kronologi pasti kejadian.
Pewarta : Luthfia Miranda Putri
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.