PLN manfaatkan pemantauan digital OMP tekan susut energi di Bangkalan - ANTARA News Jawa Timur

PLN manfaatkan pemantauan digital OMP tekan susut energi di Bangkalan - ANTARA News Jawa Timur

Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) -

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mengoptimalkan pemantauan jaringan berbasis digital melalui penerapan Online Monitoring Performance (OMP) di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bangkalan, Jawa Timur, untuk meningkatkan akurasi pemetaan susut energi sekaligus mendukung keandalan pasokan listrik.

"OMP menjadi salah satu upaya kami untuk membangun pengelolaan jaringan berbasis digital. Dengan data yang lebih akurat, langkah perbaikan dapat dilakukan secara lebih terarah sehingga pada akhirnya mendukung efisiensi, keandalan, dan kualitas pelayanan kepada pelanggan," kata General Manager PLN UID Jawa Timur Eric Rossi Priyo Nugroho di Surabaya, Jatim, Selasa.

OMP memungkinkan PLN memantau data kelistrikan pada jaringan dan pelanggan untuk memperoleh gambaran susut energi secara lebih akurat.

Data tersebut selanjutnya menjadi dasar dalam menentukan langkah perbaikan jaringan secara lebih tepat sasaran.

Penerapan ini tersebut menjadi bagian dari pengembangan pengelolaan jaringan distribusi berbasis digital di ULP Bangkalan.

Dalam perkembangannya, pemasangan perangkat fisik OMP di Penyulang Martadinata telah mencapai 100 persen, sementara pemasangan Data Concentrator Unit (DCU) di Penyulang Maduratex juga telah rampung.

Data yang diperoleh dari OMP kemudian digunakan untuk mengevaluasi kondisi jaringan dan menentukan tindak lanjut di lapangan.

Sejumlah langkah perbaikan dilakukan, di antaranya penyeimbangan beban dan perbaikan jaringan tegangan rendah guna mendukung kualitas tegangan dan keandalan pelayanan.

Eric mengatakan pemanfaatan teknologi tidak cukup berhenti pada pemasangan perangkat, tetapi harus menghasilkan data yang akurat dan dapat digunakan untuk mengambil keputusan operasional.

Oleh sebab itu, PLN juga memperkuat tim operasi dan pemeliharaan untuk memastikan perangkat tetap siap digunakan, komunikasi data berjalan andal, serta analisis dan validasi susut dilakukan secara berkelanjutan.

"Keberlanjutan implementasi menjadi hal penting agar manfaat OMP dapat terus terjaga. Kami mendorong penguatan tim operasi dan pemeliharaan, termasuk memastikan kesiapan perangkat dan keandalan komunikasi data," ujarnya.

Menurut dia, sistem pemantauan tersebut juga perlu terus disesuaikan apabila terjadi perubahan pada jaringan maupun pelanggan agar data yang dihasilkan tetap relevan sebagai dasar evaluasi.

Implementasi OMP di Bangkalan, kata Eric, menjadi bagian dari upaya PLN UID Jawa Timur memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan jaringan distribusi.

Pemanfaatan data secara lebih akurat diharapkan dapat membantu PLN menentukan prioritas perbaikan dan menjaga kualitas layanan kelistrikan bagi masyarakat.

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.