PLN berhasil pulihkan 11 gardu induk pasokan utama kelistrikan Flores

PLN berhasil pulihkan 11 gardu induk pasokan utama kelistrikan Flores

PLN berhasil pulihkan 11 gardu induk pasokan utama kelistrikan Flores

Senin, 17 Agustus 2026 09:27 WIB

Image Print

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (ketiga dari kiri) didampingi Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Daniel Tampubolon (kiri) terjun langsung ke Gardu Induk Rangko, Kabupaten Manggarai Barat, NTT untuk memastikan percepatan pemulihan kelistrikan di wilayah terdampak. ANTARA/HO-PLN

Jakarta (ANTARA) - PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 11 gardu induk (GI) di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa bumi berkekuatan M7,7 yang terjadi pada Sabtu (15/8) pagi.

“Pasokan utama kelistrikan Flores sudah kembali dalam kondisi normal. Saat ini fokus kami adalah memastikan listrik dapat kembali sampai ke masyarakat di seluruh titik yang masih terdampak. Tim PLN terus bekerja memperbaiki dan mengganti infrastruktur jaringan yang rusak, termasuk tiang dan jaringan distribusi,” ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Senin.

Hingga Minggu (16/8) malam, sebagian besar jaringan distribusi telah kembali beroperasi. Namun, masih terdapat 29 desa dari total 1.557 desa yang belum dapat dipulihkan karena kondisi akses yang terbatas, serta beberapa lokasi yang masih terisolir akibat dampak gempa dan longsor.

Darmawan menjelaskan, tantangan pemulihan saat ini adalah perbaikan jaringan distribusi yang berada dekat dengan pelanggan masih terkendala akses tertutup.

“Masih ada beberapa dusun dan titik pelanggan yang sedang kami upayakan untuk dinormalkan kembali. Beberapa di antaranya terkendala akses karena kondisi pascabencana dan ada yang masih terisolir. Kami terus mencari akses terbaik agar tim dapat segera masuk dan melakukan perbaikan,” katanya.

Menurut dia, PLN tidak hanya mengejar kecepatan pemulihan, tetapi juga memastikan setiap jaringan yang akan dinormalkan telah memenuhi aspek keselamatan ketenagalistrikan.

“Dalam kondisi seperti ini, kami harus bergerak cepat, tetapi tidak boleh mengabaikan keselamatan. Setiap jaringan yang akan dinyalakan harus dipastikan terlebih dahulu aman, baik bagi masyarakat maupun petugas. Karena itu, proses pemulihan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi di lapangan,” tutur Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur F. Eko Sulistyono mengatakan, personel PLN masih bersiaga di sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan asesmen, perbaikan, dan penormalan jaringan.

“Kami terus mengupayakan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan secepat mungkin dengan tetap memperhatikan kondisi keamanan di lapangan,” ujar Eko.

Pewarta : Putu Indah Savitri
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026