Pihak Ruben Onsu Tegas: Rumah Cilandak Batal Dilelang, Tepis Isu Teror Debt Collector

Pihak Ruben Onsu Tegas: Rumah Cilandak Batal Dilelang, Tepis Isu Teror Debt Collector

Baca Juga: Ketemu di Ruang Mediasi, Ruben Onsu dan Sarwendah Kompak Harapkan Solusi Terbaik Anak​Tak hanya itu, pihak Ruben juga menyangkal tuduhan mengenai adanya intimidasi dari penagih utang (debt collector)...

Baca Juga: Ketemu di Ruang Mediasi, Ruben Onsu dan Sarwendah Kompak Harapkan Solusi Terbaik Anak

​Tak hanya itu, pihak Ruben juga menyangkal tuduhan mengenai adanya intimidasi dari penagih utang (debt collector) di kediaman tersebut.

Klarifikasi resmi ini disampaikan sebagai respons langsung atas klaim dari pihak Sarwendah yang sebelumnya menyebut telah menerima surat rencana lelang dari bank, serta kehadiran penagih utang yang dinilai mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

Minola Sebayang menunjukkan bukti komunikasi langsung dengan pihak perbankan untuk memverifikasi rumor teror debt collector.

​"Pihak bank menyatakan sejauh ini dari tim mereka tidak ada mengirim debt collector. Jadi, kalau ada isu 15 orang datang seperti Paskibraka, itu tidak benar. Kami selalu bicara berdasarkan fakta," ujar Minola di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).

​Mengenai status rumah yang disebut-sebut bakal disita dan dilelang, Minola menegaskan bahwa aset tersebut memang tengah dalam proses perbankan, namun belum menyentuh tahap pelelangan.

​"Saat ini masih dalam tahap negosiasi dan restrukturisasi dengan pihak bank. Jadi belum masuk dalam daftar lelang," tambahnya.

Baca Juga: Gugat Hak Asuh Anak, Ruben Onsu Malah Tak Muncul di Sidang Perdana Lawan Sarwendah

​Untuk mematahkan spekulasi yang menyebut Ruben lepas tangan, Minola membeberkan deretan fakta finansial kliennya.

Berdasarkan data rekapitulasi, Ruben telah menggelontorkan dana hingga belasan miliar rupiah untuk proses pembangunan hingga pengisian interior rumah di Cilandak tersebut.

​"Ruben telah melakukan transfer sebanyak 47 kali dengan total nilai Rp11,3 miliar khusus untuk renovasi dan perbaikan rumah. Itu di luar harga pembelian tanah dan bangunan tua di awal," ungkap Minola.

​Ia juga merinci pengeluaran fasilitas mewah lain yang seluruhnya ditanggung oleh Ruben:

​Pemasangan Lift: Rp504 juta (dibayar bertahap).

​Sistem AC: Rp400 juta.

​Furniture: Rp3 miliar (dibayar cicil 12 kali hingga lunas).

​"Sertifikat rumah tersebut juga atas nama Ruben Onsu. Kami menyampaikan ini agar tidak ada eliminasi peran Ruben sebagai ayah dan kepala rumah tangga dalam jejak digital yang bisa dilihat anak-anak di masa depan," tegasnya.

​Di sisi lain, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, membeberkan alasan di balik keputusan kliennya memilih pindah dari rumah Cilandak.

Chris menyebut situasi di kediaman tersebut sudah tak lagi memberikan ketenangan bagi Sarwendah maupun anak-anaknya.

​"Prinsipnya, rumah itu membuat anak-anak dan Bu Wendah tidak nyaman karena pemberitaan. Kedua, memang sudah ada surat dari bank mengenai rencana lelang," ujar Chris Sam Siwu di PN Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026).

​Tidak hanya isu kenyamanan, Chris juga menyentil persoalan pembagian harta gono-gini antara kedua belah pihak.

Menurutnya, aset yang diterima kliennya masih memiliki beban finansial di perbankan, berbeda dengan kondisi aset yang didapatkan oleh Ruben.