Pemprov-Kalbar kerahkan tiga pesawat untuk modifikasi cuaca - ANTARA News Kalimantan Barat

Pemprov-Kalbar kerahkan tiga pesawat untuk modifikasi cuaca - ANTARA News Kalimantan Barat

Bengkayang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengerahkan tiga pesawat untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai salah satu upaya mempercepat turunnya hujan dan membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan, tiga pesawat tersebut digunakan untuk melakukan penyemaian awan menggunakan bahan semai berupa garam guna meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah yang membutuhkan.

"Pemprov dalam hal ini mendapatkan OMC, pesawat untuk semai hujan pakai garam. Ada tiga pesawat, dua kita serahkan ke Ketapang, satu untuk siaga di Pontianak," kata Ria Norsan di Pontianak, Selasa.

Ia menjelaskan dua pesawat ditempatkan di Kabupaten Ketapang untuk mendukung penanganan karhutla, sedangkan satu pesawat lainnya disiagakan di Pontianak untuk mendukung pelaksanaan OMC di wilayah Kalbar.

Menurut Norsan, kondisi karhutla di Kabupaten Ketapang saat ini mulai berangsur membaik. Berdasarkan data pemantauan cuaca, kondisi kebakaran di sejumlah wilayah Kalbar juga dinilai tidak separah sebelumnya.

"Untuk di Ketapang sudah berangsur pulih. Kita sudah mulai tidak terlalu parah melihat dari data BMKG. Alhamdulillah tidak terlalu parah," ujarnya.

Meski kondisi mulai membaik, Norsan meminta seluruh pihak tetap waspada dan tidak lengah terhadap potensi karhutla. Upaya penanganan, kata dia, akan terus dilakukan hingga hujan alami turun secara merata di wilayah Kalbar.

"Mudah-mudahan hujan alam segera turun. Di samping kita berusaha, kita juga minta masyarakat Jumat ini salat istisqa untuk meminta hujan," katanya.

Ia mengatakan pemerintah daerah terus mengoptimalkan berbagai langkah penanganan karhutla, termasuk melalui OMC, sembari mengajak masyarakat berperan dalam mencegah munculnya titik api baru.

Dari sisi penegakan hukum, Norsan menegaskan ketentuan terkait karhutla tetap berlaku. Ia juga mengapresiasi keterlibatan TNI dan Polri yang turut membantu proses pemadaman di sejumlah lokasi terdampak.

"Kalau mau tegas memang aturan main masih sama. Saya lihat dari kepolisian, TNI, berupaya membantu pemadaman. Aturannya masih sama," ujarnya.

Pewarta: Narwati dan Sucoa Lucinda
Editor : Andilala

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.