Bappeda: Pemenuhan pelayanan dasar tak semata soal anggaran - ANTARA News Gorontalo

Bappeda: Pemenuhan pelayanan dasar tak semata soal anggaran - ANTARA News Gorontalo

Gorontalo (ANTARA) - Pemenuhan pelayanan dasar melalui Standar Pelayanan Minimal (SPM) tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya alokasi anggaran, kata Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo Wahyudin Katili.

“Jangan menganggap bahwa semua itu berdasarkan alokasi anggaran,” katanya, di Kabupaten Boalemo Gorontalo, Kamis.

Ia mengatakan anggapan bahwa capaian SPM sepenuhnya bergantung pada anggaran dapat menjadi kendala ketika pemerintah daerah menghadapi kondisi fiskal yang terbatas.

Menurut dia, pemerintah daerah tetap dapat meningkatkan capaian pelayanan dasar apabila proses pemenuhannya dipersiapkan dan dilaksanakan secara tertib.

Ia mencontohkan kondisi pada 2025 ketika capaian SPM di sejumlah daerah masih rendah menjelang batas waktu penginputan.

Saat itu, kata dia, pemerintah provinsi harus melakukan komunikasi secara langsung dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mendorong percepatan penyelesaian proses tersebut.

“Alhamdulillah, hanya dalam waktu kurang lebih seminggu sampai dengan H-1, progresnya cukup baik,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa capaian pelayanan dasar masih dapat diperbaiki ketika pemerintah daerah memberikan perhatian dan melakukan langkah yang diperlukan.

“Artinya, sebenarnya kita ini bisa dinilai bagus, hanya kita tidak melakukan persiapan dari awal,” katanya.

Ia menilai konsistensi menjadi salah satu hal penting dalam pemenuhan SPM karena pelayanan dasar merupakan kewajiban pemerintah kepada masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah diharapkan tidak hanya mengejar capaian ketika mendekati batas akhir, tetapi menjadikan pemenuhan pelayanan dasar sebagai bagian dari pelaksanaan pemerintahan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Ia juga mengingatkan bahwa keterbatasan fiskal perlu disikapi dengan pengelolaan yang lebih cermat agar pelayanan dasar kepada masyarakat tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Kalau semua berdasarkan alokasi anggaran, maka di saat-saat yang seperti ini, lagi sulit seperti ini, maka kita akan nilai sangat terbatas,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah kabupaten/kota di Gorontalo dapat terus meningkatkan perhatian terhadap pemenuhan pelayanan dasar, meskipun menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan anggaran.

Kepala Bapedda Wahyudin Katili saat memberikan sambutan dalam workshop KORBINWAS SPM dan uji coba tools monev bersama SPM, kabupaten Boalemo, Kamis (1/10/2026). (ANTARA/Faradila Alim)

Pewarta: Faradila Alim
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.