Pemkot Pekalongan-rutan menggencarkan deteksi dini TBC pada warga binaan
Pemkot Pekalongan-rutan menggencarkan deteksi dini TBC pada warga binaan
Selasa, 15 September 2026 22:08 WIB
Petugas Dinas Kesehatan Kota Pekalongan melakukan pemeriksaan penyakit TBC pada warga binaan pemadyarakatan di Pekalongan, Senin (14/9/2026). ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah bersama Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II A Pekalongan menggencarkan deteksi dini Tuberkulosis (TBC) pada warga binaan pemasyarakatan dan petugas sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit itu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Puji Winarti di Pekalongan, Selasa, mengatakan pentingnya deteksi dini sebagai langkah pencegahan penularan TBC.
"Deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah penularan TBC. Kami mengajak warga binaan menjaga kebersihan, mengenali gejala, dan segera memeriksakan diri jika mengalami keluhan yang mengarah pada TBC," katanya.
Selain pemeriksaan kesehatan dasar dan skrining TBC, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai penyakit menular, termasuk gejala, cara penularan, pencegahan, serta pentingnya menjalani pemeriksaan dan pengobatan hingga tuntas.
Berdasarkan hasil skrining TBC dan pemeriksaan radiologi terhadap 200 peserta, pihaknya menemukan 15 orang yang masuk kategori suspek terdiri atas empat orang pada hari pertama dan 11 orang pada hari kedua.
Peserta yang terindikasi suspek, kata dia, selanjutnya menjalani pemeriksaan Tes Molekuler Cepat (TMC) untuk memastikan diagnosis sekaligus menentukan tindak lanjut penanganan sesuai kondisi masing-masing.
Kepala Rutan Kelas II A Pekalongan Nanang Adi Susanto mengatakan kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen rutan dalam memberikan pelayanan kesehatan sekaligus mendukung program pemerintah.
"Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining TBC ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan kesehatan sekaligus mendukung program pemerintah. Kami berharap melalui deteksi dini ini, potensi penularan TBC dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.