Pemkot Mataram buka dua TPU antisipasi keterbatasan lahan pemakaman
Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, telah membuka dua lokasi tempat pemakaman umum (TPU) untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengantisipasi persoalan keterbatasan lahan pemakaman di wilayah perkotaan.
Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Kamis, mengatakan, dua lokasi TPU yang dibuka itu meliputi TPU Harum dengan luas 1,5 hektare di kawasan Monjok, dan TPU Pandansalas di Cakranegara seluas 2.000 meter per segi.
"Kedua TPU tersebut, kini sudah bisa dimanfaatkan untuk masyarakat di sekitar dan warga Kota Mataram pada umumnya," katanya.
Dikatakan, perkembangan permukiman yang semakin heterogen baik di Kota Mataram maupun kawasan sekitar kota, menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan fasilitas sosial terutama pemakaman.
Karena itu pembangunan permukiman perlu diiringi dengan penyediaan fasilitas sosial secara tertib dan terencana agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, termasuk potensi konflik antara kawasan perumahan baru dengan kampung-kampung tradisional.
Kebutuhan pemakaman merupakan salah satu aspek yang harus masuk dalam perencanaan pembangunan kota, sebab pembangunan tidak semestinya hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat yang masih hidup, tetapi juga mempersiapkan tempat yang layak bagi warga ketika meninggal dunia.
Sehingga pesatnya pertumbuhan kota tidak hanya menghadirkan kebutuhan terhadap hunian, fasilitas pendidikan, kesehatan, jalan, dan ruang terbuka, tetapi juga kebutuhan akan tempat pemakaman yang layak dan tertata.
"Untuk itu, kami menilai penyediaan fasilitas pemakaman menjadi bagian penting dari perencanaan kota, terlebih di tengah semakin terbatasnya ketersediaan lahan," katanya.
Pembukaan dua TPU modern berkonsep taman dan ruang terbuka hijau yang dimulai digunakan pada 1 September 2026, kata Mohan, merupakan salah satu realisasi dari janji politik kepemimpinannya.
"Dari total luas lahan tersebut, sebagian area juga dialokasikan untuk fasilitas pendukung seperti lahan parkir agar lebih representatif," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026