Pemkab Kediri perbaiki jembatan atasi banjir - ANTARA News Jawa Timur

Pemkab Kediri perbaiki jembatan atasi banjir - ANTARA News Jawa Timur

Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, memperbaiki Jembatan Cerme di Kecamatan Grogol, kabupaten setempat, sebagai upaya mengatasi banjir yang selama ini meresahkan warga ketika hujan turun deras.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama, Jumat, mengemukakan di lokasi tersebut menjadi salah satu titik rawan banjir luapan saat musim penghujan.

"Pekerjaan pembangunan Jembatan Cerme telah kami mulai dan ditargetkan selesai pada 21 November (2026)," katanya di Kediri.

Pihaknya mengungkapkan pembangunan jembatan tersebut menjadi perhatian Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana untuk mengantisipasi banjir sekaligus meningkatkan keamanan akses warga.

Jembatan tersebut berada di atas dam atau Bendungan Cerme dan menjadi akses penghubung warga Dusun Santren Kidul dengan pusat Desa Cerme.

Irwan menjelaskan banjir luapan kerap terjadi di lokasi tersebut sering terjadi ketika musim penghujan. Kondisi itu dipicu pilar tengah jembatan yang sekaligus berfungsi sebagai pintu air dan sering tersumbat sedimen yang bercampur sampah serta ranting terbawa arus.

Banjir biasanya terjadi karena intensitas hujan yang tinggi mengguyur wilayah lereng Gunung Wilis 2.563 mdpl (meter di atas permukaan laut). Selain itu, tempat itu menjadi langganan banjir luapan karena pilar tengah jembatan yang merangkap sebagai pintu air sering tersumbat sampah, sedimen, dan ranting saat hujan deras.

Sehingga, untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah daerah merancang konstruksi jembatan yang lebih tinggi dengan struktur komposit, yakni perpaduan material beton dan baja.

Jembatan baru itu memiliki panjang bentang 20 meter dengan lebar 4,5 meter, atau lebih lebar dibandingkan konstruksi sebelumnya.

Selain meningkatkan elevasi jembatan, pilar tengah yang menjadi bagian dari pintu air bendungan juga dibuat lebih rendah. Desain tersebut ditujukan untuk mengurangi potensi sumbatan ketika ranting maupun material lain terbawa arus sungai.

Irwan mengatakan, desain baru tersebut diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir akibat luapan air sekaligus memberikan akses yang lebih aman bagi masyarakat.

Pihaknya berharap dengan pembangunan tersebut bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga yang memanfaatkan jembatan tersebut.

"Dengan pembangunan Jembatan Cerme ini semoga memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang melintas, utamanya saat musim penghujan," ujarnya.

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.