Pemkab Bangka jamin musim tanam padi sawah tepat waktu - ANTARA News Bangka Belitung

Pemkab Bangka jamin musim tanam padi sawah tepat waktu - ANTARA News Bangka Belitung

Sungailiat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjamin musim tanam padi sawah tahun 2026 terlaksana sesuai waktu tanam.

"Saat ini petani padi sawah mulai memasuki musim tanam dan dijadwalkan tepat waktu meskipun bersamaan musim kemarau," kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, M Imran di Sungailiat, Rabu.

Ia mengatakan musim tanam padi sawah mulai September diperkirakan akhir musim tanam tiga bulan ke depan atau paling lambat Desember 2026.

"Berdasarkan data luas tambah tanam (LTT) padi sawah tahun 2026 tercatat mencapai 425 hektare dengan musim tanam dua sampai tiga kali selama satu tahun," katanya.

Menurut dia, lahan seluas 425 hektare sawah yang digarap petani tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Bangka, antara lain di Desa Kemuja, Desa Petaling, dan Desa Rukem.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2025, kemampuan produksi padi sawah yang digarap petani di Kabupaten Bangka mencapai sekitar 2,67 ton per hektare.

Ia menjelaskan pihaknya melakukan langkah mitigasi untuk memenuhi kebutuhan air untuk tanaman padi di area sawah pada musim kemarau dengan menyalurkan bantuan pompa air ke para petani. 

"Kami telah menyalurkan bantuan mesin pompa air ke petani sebanyak 10 unit, petani menggunakan mesin pompa air itu dengan sistem bergilir karena jumlah yang terbatas sementara sawah yang membutuhkan air cukup luas," katanya.

Selain menyalurkan bantuan pompa air, lanjut dia, Pemkab Bangka juga membangun embung sebagai penyangga sumber air pertanian yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang merupakan langkah strategis memperkuat kedaulatan pangan nasional.

"Ada tiga embung yang dibangun tahun 2026, dijadwalkan selesai Oktober 2026," ujarnya.
 

Pewarta: Kasmono
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.