Pemerintah mengupayakan benda budaya Indonesia kembali ke tanah air

Pemerintah mengupayakan benda budaya Indonesia kembali ke tanah air

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan hingga kini pihaknya terus mengusahakan agar benda budaya milik Indonesia yang berada di luar negeri secara ilegal dapat kembali ke tanah ANTARA News mataram 39 ...

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan hingga kini pihaknya terus mengusahakan agar benda budaya milik Indonesia yang berada di luar negeri secara ilegal dapat kembali ke tanah air.

"Kita juga sekarang masih terus berusaha untuk mengembalikan sejumlah arca-arca penting yang masih di luar negeri," kata Fadli dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Ia menambahkan bahwa saat Perdana Menteri India, Narendra Modi melakukan kunjungan ke Indonesia awal Juli lalu, ia telah menyampaikan keinginan pemerintah Indonesia agar prasasti Pucangan dapat kembali ke tanah air.

"Dan PM Modi mengatakan akan bergerak dan kita sudah bersurat agar prasasti Pucangan ini bisa direpatriasi ke Indonesia, saat ini ada di wilayah Calcutta, Bengal Barat," katanya.

Demikian juga dengan prasasti yang ada di Skotlandia, terdapat prasasti Sangguran yang tengah diupayakan untuk repatriasi.

Kedua prasasti tersebut dahulu dibawa oleh Thomas Stamford Raffless lalu diberikan kepada Lord Minto di Inggris.

"Sekarang kita sedang proses proposalnya apa. Kemungkinan kita mau menawarkan kepada pihak mereka, kita buatkan replika, replika kita taruh sana, yang asli kita kembalikan. Itu proposal kita tapi ini belum final," katanya.

Komunikasi intensif dengan beberapa negara akan terus dilakukan agar benda budaya Indonesia dapat dipulangkan ke tanah air.

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat Kash Patel menandai penguatan kerja sama kedua negara, khususnya dalam upaya pengembalian artefak budaya Indonesia yang diselundupkan ke luar negeri.

Menurut keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis, Menteri Kebudayaan Fadli ZonΒ menjelaskan bahwa selain melakukan pembahasan secara resmi, Direktur FBI juga secara langsung menyerahkan artefak budaya Indonesia kepada Presiden Prabowo sebagai bagian dari kerja sama repatriasi antara Pemerintah Indonesia dan FBI.

Baca juga: Indonesia-Belarus memperkuat kemitraan bidang kebudayaan

"Di samping tentu saja ada pembicaraan sebagai teman, dan juga secara ofisial beliau juga membawakan artefak budaya yang merupakan kerja sama dari pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan dengan FBI, yaitu pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul, maka benda-benda itu kemudian dikembalikan dan dibawa langsung oleh Bapak Kash Patel kepada Pak Presiden Prabowo Subianto," ujar Fadli Zon usai pertemuan di Kertanegara, Jakarta, Rabu (22/7).


]

Pewarta : Sinta Ambarwati
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT Β© ANTARA 2026