PBVSI Pontianak gelar kejuaraan voli antar klub 2026, penataran pelatih dan wasit - ANTARA News Kalimantan Barat

PBVSI Pontianak gelar kejuaraan voli antar klub 2026, penataran pelatih dan wasit - ANTARA News Kalimantan Barat

Pontianak (ANTARA) - PBVSI Kota Pontianak melaksanakan Kejuaraan Antar Klub Bola Voli Indoor dan Pasir Kategori U-17 dan U-23 se-Kota Pontianak, dimana kejuaraan indoor dilaksanakan pada 22 – 26 Agustus 2026 dan Pasir pada 09 – 13 September 2026.

Kejuaraan indoor yang dilaksanakan di GOR Pangsuma diikuti 12 klub bola voli di Kota Pontianak, terdiri dari Rajawali, Brojomusti, Porppi, Borneo, Nomen Nescio (NN), Ivoba, JVC-U, Gavora, JVC-Kota, Garuda, Kapuas dan Ivota.

Kategori U-17 putri diikuti 11 klub putri dan 10 klub putra. Sedangkan kategori U-23 putri diikuti tujuh klub putri dan sembilan klub putra. Pada kejuaraan indoor kali ini menggunakan sistem setengah kompetisi di mana setiap tim dalam satu grup akan saling melawan satu kali.

Ketua Umum PBVSI Kota Pontianak Bebby Nailufa di Pontianak, pada Sabtu (22/8) mengatakan kategori U-17 dipersiapkan untuk kejuaraan provinsi yang dilaksanakan PBVSI Provinsi Kalbar.

"Sedangkan kategori U-23 dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi mewakili daerah," katanya.

Bebby berharap dengan diadakan kejuaraan antarklub ini bisa memunculkan bibit-bibit baru yang bisa menambah kualitas dan prestasi pada ajang kejuaraan provinsi dan pekan olahraga provinsi.

Sementara itu, salah satu pemain dari kategori U-23 putra yakni Fahrul Andy Pratama dari klub bola voli Ivoba Pontianak, setelah pertandingan antarklub ini selesai akan bergabung di Akademi Bola Voli Indomaret (ABVI) yang berpusat di Sidoarjo, Jawa Timur.

Pelatih Indomaret melihat potensi Fahrul dari akun sosial media Muhammad pelatih Ivoba, dan mengungkapkan meminta Fahrul yang merupakan kelahiran Pontianak 29 Maret 2008 untuk bergabung di klub bola voli Indomaret pada kejuaraan U-19 tingkat nasional. 

Muhammad yang juga merupakan ketua panitia Kejuaraan Antar Klub Bola Voli Indoor berharap dengan pindahnya Fahrul ke Indomaret ini menjadi momen kebangkitan bola voli khususnya di Pontianak dan umumnya di Kalimantan Barat.

"Adanya kejuaraan ini juga akan muncul atlit-atlit muda yang memiliki bakat yang dapat mewakili Kalbar di tingkat nasional," katanya. 

Sukarsih Panjaitan yang merupakan legenda bola Kalbar mengapresiasi PBVSI Kota Pontianak yang telah mengadakan Kejuaraan Antar Klub Bola Voli. Ia berharap ke depannya harus sering mengadakan kembali pertandingan antarklub, misalkan diadakan semester. 

PBVSI Kota Pontianak bisa menawarkan ke masing-masing klub untuk mengadakan pertandingan antarklub, dan masuk menjadi agenda tahunan. 

Menurut Sukarsih Panjaitan yang merupakan kapten tim Kalbar pada PON VII tahun 1969 di Kota Surabaya, ada latihan ada pertandingan untuk memotivasi pemain-pemain muda mendapat prestasi yang optimal. "Klub juga harus ambil bagian supaya ada sinergi antara pengurus klub, orang tua dan pemain. Diharapkan orang tua dapat berpartisipasi untuk ambil bagian dalam mendukung pemain dalam meningkatkan prestasi sang pemain," katanya. 

Untuk evaluasi prestasi diharapkan pertandingan antarklub dapat diadakan secara rutin. Anak-anak harus memiliki kualitas fisik dan teknik bermain secari baik dan benar.

Penataran dan pelatihan

Tidak hanya melaksanakan kejuaraan bola voli antarklub, PBVSI Kota Pontianak juga mengadakan Penataran Pelatih dan Wasit Bola Voli Indoor Tingkat Daerah. 

Penataran ini bertujuan untuk mencetak dan meningkatkan kompetensi pelatih serta wasit yang memiliki kemampuan dan pemahaman sesuai dengan ketentuan dan standar peraturan permainan bola voli.

Serta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, baik teknik kepelatihan, strategi permainan, pembinaan atlit maupun pemahaman terhadap peraturan dan tata cara perwasitan bola voli indoor. 

Hasil dari penataran ini diharapkan dapat diaplikasikan di klub, sekolah, komunitas dan kompetisi yang ada di Kota Pontianak. Dengan demikian kualitas pembinaan voli di Pontianak dapat meningkat dan berkelanjutan.

Pelatih dan wasit diharapkan menjunjung tinggi profesionalisme, sportifitas, disiplin dan integritas untuk membangun ekosistem bola voli Pontianak yang semakin kuat. Mulai dari pembinaan usia dini, peningkatan kualitas klub, kompetisi yang sehat, hingga atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama kota Pontianak di tingkat provinsi, nasional maupun internasional.

Adanya pembinaan yang terarah, PBVSI Kota Pontianak dapat terus melahirkan prestasi dan menjadi salah satu kekuatan bola voli yang ada di Kalimantan Barat.

Penataran Pelatih dan Wasit Tingkat Daerah yang diadakan pada 25 – 29 Agustus 2026, akan dilaksanakan di dua lokasi, yakni Gedung Zamrud Khatulistiwa untuk pembelajaran teori, sedangkan untuk praktik akan dilaksanakan di Lapangan Universitas Bina Sarana Informatika. 

Ketua PBVSI Bebby Nailufa mengatakan, pihaknya mengundang Rudi Dwiprana yang merupakan Instruktur Nasional Pengawas Wasit (SRC) untuk menjadi instruktur utama wasit dan Agus Sjumaedi atau yang akrab disapa Kang Boy selaku Ketua Pengprov PBVSI Jabar 2023-2027 yang menjadi instruktur utama pelatih.

Kedua instruktur utama ini direkomendasikan oleh Pengurus Pusat PBVSI, mengingat untuk instruktur memiliki SK yang telah diterbitkan oleh PP PBVSI sebagai lisensi untuk memberikan materi penataran pelatih dan wasit.

Dari 70 peserta yang melakukan pendaftaran, dipilih dua puluh peserta pelatih dan dua puluh wasit yang yang akan mengikuti penataran. Kemudian 40 peserta terpilih dari klub se-Kota Pontianak, universitas, sekolah dan komunitas.

Beberapa peserta yang tidak lolos karena tidak dapat melengkapi persyaratan administrasi dan juga masih ada calon peserta dari klub yang belum melakukan pemutakhiran data klub, sehingga calon peserta tersebut tidak dapat direkomendasikan untuk mengikuti kegiatan ini.

Peserta penataran Pelatih dan Wasit Bola Voli Indoor Tingkat Daerah (ANTARA/Indah Lestari)

Pewarta: Indah Lestari
Editor : Nurul Hayat

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.