Satgas Darat dan Udara optimal tanggulangi karhutla di Kalsel - ANTARA News Kalimantan Selatan
Banjarbaru (ANTARA) - Kepala Subbid Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Selatan (BPBD Kalsel) Ariansyah mengatakan sinergi Satgas Darat dan Udara telah secara optimal menanggulangi karhutla di wilayah itu.
"Kekompakan antara petugas di darat dan helikopter di udara ini menjadi kunci atasi kebakaran lahan bisa lebih optimal," kata dia di Banjarbaru, Selasa.
Hingga saat ini ada lebih dari 800 personel gabungan TNI-Polri, Manggala Agni, BPBD dan unsur swasta dan relawan masyarakat yang sudah dikerahkan untuk pemadaman dan pendinginan.
Tim difokuskan pada lokasi prioritas di ring 1 Bandara Internsional Syamsudin Noor Banjarbaru seperti Kecamatan Liang Anggang dan Kecamatan Landasan Ulin serta Karang Intan di Kabupaten Banjar.
Untuk dukungan operasi udara,
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kini telah mengoperasikan empat helikopter water bombing.
Kemudian TNI Angkatan Udara juga mengirimkan dua helikopter Caracal menjadi menjadi tambahan kekuatan dalam operasi pemadaman karhutla dari udara.
"Keberadaan helikopter ini sangat membantu menjangkau titik-titik api yang sulit ditangani petugas darat," jelasnya.
Tak hanya itu, Kementerian Pertahanan dan Kementerian Pertanian turut memberikan dukungan berupa 50 unit mesin pompa air, 30 set pompa air, 19 koli masker, serta 2 koli bucket pump (3 assy).
Di saat petugas fokus memadamkan api, tambah Ariansyah, masyarakat diimbau tetap mewaspadai ancaman gangguan kesehatan dari kabut asap.
Warga diharapkan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kabut asap tebal dan sebisanya menggunakan masker ketika harus bepergian.
Pewarta: Firman
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.