Kementerian ESDM nyatakan PLTS 1 GWp akan eliminasi diesel dari Bali

Kementerian ESDM nyatakan PLTS 1 GWp akan eliminasi diesel dari Bali

Gilimanuk, Bali (ANTARA) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 1 gigawatt peak (GWp) akan mengeliminasi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di Bali.

“Khusus untuk Bali, rencananya kalau 1 gigawatt nanti diterapkan, perkiraan itu mengeliminasi seluruh diesel yang ada di Pulau Bali ini. Kalau semua serempak sudah dilakukan,” ucap Direktur Jenderal Energi Baru,Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi ketika ditemui setelah acara Launching dan Groundbreaking Program PLTS 100 GWp di Gilimanuk, Bali, Selasa.

Ia menyampaikan pembangunan 1 GWp PLTS di Bali akan dibagi menjadi lima klaster. Salah satu pengembangan PLTS di Bali yang sedang berlangsung adalah PLTS yang berlokasi di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali.

Proyek PLTS tersebut berkapasitas 300 megawatt peak (MWp) dan dilengkapi dengan Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 1.000 MWh. PLTS tersebut dibidik untuk memproduksi energi sebesar 470 GWh dengan kebutuhan lahan seluas kurang lebih 321 hektare.

Baca juga: Menteri Bahlil dorong IPP garap proyek PLTS 100 GWp

Dari proyek yang berlokasi di Gilimanuk itu, pemerintah membidik penghematan BBM sebesar 151 ribu kilo liter per tahun.

Ke depannya, kata Eniya, ia berharap proyek PLTS atap kian digenjot di Pulau Dewata. Ia mencontoh pernyataan Gubernur Bali I Wayan Koster yang mengatakan semua hotel akan memiliki PLTS atap.

“Kami harapkan PLTS atap juga dibuka besar. Ini yang diinginkan Pak Gubernur, untuk semua hotel ada PLTS atapnya. Itu semuanya udah bisa dilakukan,” ucap Eniya.

Presiden Prabowo Subianto yang didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia resmi meluncurkan program strategis PLTS 100 GWp di Monumen Operasi Gilimanuk, Jembrana, Bali.

Baca juga: Dirut PT PLN sebut Indonesia jalankan proyek PLTS terbesar di dunia

Peresmian tatap muka (offline) di Gilimanuk, Bali, terhubung secara daring (online) dengan tiga lokasi lainnya, yakni PLTS Terapung Gajah Mungkur (Wonogiri, Jawa Tengah), PLTS Desa Sembur (Batam, Kepulauan Riau), dan PLTS Pulau Rengit (Bangka Belitung).

PLTS dan BESS Monumen Operasi Gilimanuk merupakan bagian dari Program Fat Burning Bali, menggantikan pembangkit BBM dengan energi surya.

Proyek tersebut ditargetkan beroperasi pada 2028.

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.