Pakai Tongkat dan Kursi Roda, Hotman Paris Berangkat ke Singapura untuk Berobat
Jumat, 24 Juli 2026 - 11:17 WIB
Jakarta, VIVA βΒ Pengacara Hotman Paris Hutapea bertolak ke Singapura pada Jumat 24 Juli 2026 untuk menjalani pengobatan.
Baca Juga
Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Hotman Paris terlihat berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam rekaman tersebut, ia turun dari kendaraan dengan bantuan tongkat dan didampingi seorang staf.
Baca Juga
Setelah itu, Hotman berpindah ke kursi roda untuk menuju pesawat. Sejumlah wartawan juga tampak mengabadikan momen keberangkatannya.
Keberangkatan Hotman ke Singapura dilakukan sehari setelah ia memutuskan mengundurkan diri sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Baca Juga
Keputusan itu diumumkan Hotman pada Kamis 23 Juli 2026. Ia menyebut kondisi kesehatannya menjadi alasan utama tidak lagi mendampingi Febrie dalam perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
"Jadi atas dasar pertimbangan itulah dari dua hari lalu saya sudah kasih tahu ke klien saya Febrie (mantan) Jampidsus, saya mengundurkan diri (sebagai pengacara Febrie)," kata Hotman kepada wartawan di sebuah rumah sakit di Jakarta Selatan, Kamis.
Menurut Hotman Paris, Febrie sempat memintanya tetap mendampingi selama beberapa hari lagi.
Namun, ia memilih fokus menjalani perawatan karena khawatir kondisinya semakin memburuk apabila tetap memikirkan perkara hukum yang sedang ditangani.
"Tapi beliau mengimbau kalau bisa beberapa hari lagi. Tapi kalau otak saya terus mikir dan badan dalam kondisi begini, saya takut makin parah. Jadi besok saya mau ke Singapura," jelasnya.
"Jadi saya udah bilang ke dia bahwa karena kondisi kesehatan yang bisa parah, ya saya sudah memberitahukan beliau bahwa saya mengundurkan diri sebagai pengacara bapak Febrie dalam kasus tersangka perkara di Kejaksaan Agung," sambung Hotman.
Hotman baru menerima kuasa hukum Febrie Adriansyah pada Jumat 17 Juli 2026.
Sejak saat itu, ia menjadi sorotan publik setelah menggelar konferensi pers yang memicu polemik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam kesempatan tersebut, sedikitnya dua pernyataan Hotman menuai kritik.
Pernyataan pertama ialah ucapannya, "lu punya otak enggak?", yang dinilai merendahkan profesi wartawan. Ucapan itu kemudian berujung laporan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat ke kepolisian dan membuat Hotman menyampaikan permintaan maaf.
Halaman Selanjutnya
Pernyataan lainnya berkaitan dengan Febrie Adriansyah. Saat itu, Hotman menyebut Febrie sebagai tangan kanan sekaligus kebanggaan Presiden Prabowo Subianto. Ia juga mengatakan Polri harus meminta izin Presiden apabila ingin menetapkan Febrie sebagai tersangka.