Organisasi Mahasiswa Muslimin Indonesia Tinggalkan Dualisme
Senin, 20 Juli 2026 - 23:00 WIB
Jakarta, VIVA – Bobby Kurniawan menyatakan bergabung di bawah kepemimpinan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Bintang Wahyu Saputra.
Baca Juga
Keputusan itu sekaligus mengakhiri perbedaan sikap yang muncul sejak Kongres VIII SEMMI di Surabaya pada Februari 2023.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Langkah tersebut diambil setelah kedua belah pihak melakukan serangkaian dialog untuk menyelesaikan dinamika internal organisasi yang sempat memunculkan klaim kepemimpinan berbeda di tubuh SEMMI periode 2023–2026.
Baca Juga
Bobby mengatakan keputusan tersebut diambil demi kepentingan organisasi dan kader di seluruh Indonesia.
"Dinamika pasca-Kongres Surabaya adalah bagian dari proses pendewasaan kita bersama. Namun, kita sadar bahwa mempertahankan dualisme hanya akan merugikan kader di tingkat akar rumput dan membuang energi organisasi. Hari ini kami tegaskan, kami melebur dan bersatu penuh di bawah komando PB SEMMI kepemimpinan Bintang Wahyu Saputra. Saatnya kita tatap masa depan untuk membawa SEMMI menjadi wadah perjuangan yang solid dan berkemajuan," ujar Bobby Kurniawan, Senin, 20 Juli 2026.
Baca Juga
Menurut Bobby, organisasi kini perlu memusatkan energi untuk menjalankan agenda kaderisasi serta memperkuat peran mahasiswa dalam isu-isu keumatan, kebangsaan, dan pemberdayaan ekonomi.
Ketua Umum PB SEMMI Bintang Wahyu Saputra menyambut keputusan tersebut dan menyebut seluruh kader memiliki ruang yang sama untuk kembali membangun organisasi.
"Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesadaran serta kedewasaan berorganisasi dari Saudara Bobby beserta seluruh rekan-rekan. Pintu PB SEMMI selalu terbuka untuk seluruh kader tanpa membeda-bedakan latar belakang dinamika masa lalu. Penyatuan ini adalah ikhtiar bersama agar SEMMI kembali ke khittah perjuangannya. Fokus kita sekarang adalah percepatan kaderisasi, penguatan akuntabilitas, dan mendorong pemberdayaan ekonomi kader secara nyata di seluruh Indonesia," tutur Bintang Wahyu Saputra.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dinamika internal SEMMI bermula dalam Kongres VIII di Surabaya pada awal 2023. Saat itu, perbedaan pandangan terkait jalannya persidangan dan legalitas hak suara cabang memicu polarisasi hingga muncul klaim kepemimpinan di tingkat pengurus pusat.
Situasi tersebut kemudian berdampak pada kepengurusan wilayah dan cabang di sejumlah daerah. Setelah melalui proses komunikasi, kedua pihak menyatakan sepakat untuk kembali berjalan dalam satu kepengurusan dan mengarahkan fokus organisasi pada agenda kaderisasi serta program-program pemberdayaan bagi mahasiswa.
Edarkan Narkoba Lewat Medsos, Dua Mahasiswa di Jaksel Dibekuk Polisi
Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika yang terjadi di wilayah Jakarta Selatan, pada Sabtu, 18 Juli 2026. Dua pemuda ditangkap.
VIVA.co.id
18 Juli 2026