Mobnas Malaysia Semakin Perkasa

Mobnas Malaysia Semakin Perkasa

 Otomotif Rabu, 22 Juli 2026 - 21:00 WIB Kuala Lumpur, VIVA – Dominasi mer...

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:00 WIB

Kuala Lumpur, VIVA – Dominasi merek mobil nasional di Malaysia semakin sulit digoyang. Dua pabrikan lokal, Proton dan Perodua, berhasil memperbesar pangsa pasar pada semester pertama 2026, sekaligus menekan penjualan merek-merek otomotif asing di negara tersebut.

Baca Juga

Data yang dirilis Malaysian Automotive Association (MAA), dilihat VIVA Otomotif Rabu 22 Juli 2026 menunjukkan total penjualan kendaraan di Malaysia sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai 385.353 unit. Angka tersebut naik sekitar 3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari total penjualan itu, Proton dan Perodua menjadi penyumbang terbesar. Kedua merek nasional tersebut membukukan penjualan gabungan sebanyak 256.304 unit atau menguasai sekitar 67 persen pasar otomotif Malaysia pada semester pertama tahun ini.

Baca Juga

Pencapaian tersebut meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu. Pada semester pertama 2025, Proton dan Perodua mencatat penjualan 235.961 unit dengan pangsa pasar sebesar 63 persen.

Artinya, dalam satu tahun kedua produsen mobil nasional Malaysia berhasil menambah penjualan lebih dari 20 ribu unit sekaligus memperbesar pangsa pasar hingga empat poin persentase.

Baca Juga

Di sisi lain, merek-merek nonnasional justru mengalami tekanan. Total penjualan seluruh merek asing hanya mencapai 129.049 unit selama enam bulan pertama 2026, dengan pangsa pasar turun menjadi 33 persen.

Sebagai perbandingan, pada semester pertama 2025, kelompok merek nonnasional masih membukukan penjualan 137.675 unit atau menguasai sekitar 37 persen pasar. Dengan demikian, penjualannya turun lebih dari 8.600 unit dalam setahun.

Tren tersebut menunjukkan persaingan di pasar otomotif Malaysia semakin berpihak kepada produsen lokal. Dalam beberapa tahun terakhir, Proton dan Perodua konsisten mempertahankan dominasi, bahkan ketika semakin banyak merek baru masuk ke negara tersebut.

MAA juga mencatat pangsa pasar merek nonnasional terus mengalami penurunan sejak 2024. Pada tahun itu, Proton dan Perodua menjual total 505.689 unit dengan pangsa pasar mencapai 62 persen dari total penjualan kendaraan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dominasi mobil nasional bahkan sempat lebih tinggi pada 2023 ketika kedua merek menguasai sekitar 66,9 persen pasar. Sementara pada 2022, pangsa pasarnya tercatat sebesar 65,1 persen.

Kuatnya posisi Proton dan Perodua tidak lepas dari portofolio produk yang menyasar berbagai segmen, mulai dari mobil kompak hingga SUV. Selain itu, kedua merek juga didukung jaringan penjualan yang luas dan harga yang kompetitif di pasar domestik.

Halaman Selanjutnya

Dengan hasil semester pertama 2026 tersebut, Proton dan Perodua kembali menegaskan perannya sebagai tulang punggung industri otomotif Malaysia. Sementara itu, produsen asing menghadapi tantangan yang semakin besar untuk mempertahankan pangsa pasar di tengah kuatnya dominasi mobil nasional.