Manggala Agni perkuat pembasahan Karhutla di lahat Gambut - ANTARA News Kalimantan Selatan
Batulicin (ANTARA) - Perosnil Manggala Agni Daops Kalimantan VII/Tanah Bumbu, terus memperkuat pembasahan lahan gambut yang terbakar Desa Lasung, Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, seluas tujuh hektare lebih.
Wakil Kepala Regu 03 Manggala Agni Tanah Bumbu, Ihsan Firdaus, di Batulicin, Selasa, mengatakan sebanyak 15 personil atau petugas terus melakukan pemadaman dan pendinginan lahan tersebut untuk menurunkan suhu ekstrem di bawah permukaan tanah serta memastikan titik api tersembunyi agar kebakaran tidak menjalar Kembali.
"Kendala dalam penanganan lahan gambut, lokasi titik api sering kali terisolasi atau berada di area perbatasan yang sulit dilalui kendaraan, bahkan api sering kali menjalar di bawah permukaan tanah dan meninggalkan bara tersembunyi yang sulit dipadamkan hanya dengan penyiraman biasa," ungkap Ihsan.
Ia menerangkan, untuk mempermudah penanganan tim telah meyiapkan mobil slip on, motor KLX, pompa jinjing, mesin pompa mark 3, nozzle van der heyde, selang pengantar 1,5 in mark 3, pompa punggung, pemukul api dan sarpras jenis lainnya.
Alat-alat ini dinilai strategi taktis yang sangat efektif untuk penanganan kebakaran di lahan gambut. Karakteristik lahan gambut yang basah di bawah, kering di atas, berlumpur/lembek, serta menyimpan bara di dalam tanah memerlukan alat yang lincah dan spesifik.
Baca juga: BPBD temukan tiga titik panas melalui SiPongi pada Selasa siang
Hingga saat ini, di Wilayah Tanah Bumbu ada 29 kejadian kebakaran hutan dan lahan sepanjang periode Juli-Agustus 2026. Total luas lahan yang terbakar mencapai 100,74 hektare, dan luas lahan yang berhasil ditangani mencapai 52,25 hektare.
"Kami Tim Karhutla Darat terus berupaya dan memastikan kasus Karhutla di "Bumi Bersujud" tertangani dengan baik, Alhamdulillah hingga saat ini tidak ada korban jiwa, korban luka, pengungsi, maupun kerusakan fasilitas umum maupun kerusakan permukiman," tutupnya.
Pewarta: Sujud Mariono
Editor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.