Lamine Yamal Ungkap Doa yang Dipanjatkan Sebelum Bertanding, Warisan Sang Nenek yang Tak Pernah Ditinggalkan
Senin, 20 Juli 2026 - 23:00 WIB
VIVA – Lamine Yamal sedang menjadi sorotan publik dunia. Setelah mencuri perhatian berkat aksinya berlutut dan berdoa usai membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.
Baca Juga
Di balik penampilan gemilangnya di setiap pertandingan, pemain berusia 19 tahun tersebut ternyata memiliki sebuah rutinitas yang tidak pernah ia tinggalkan sejak kecil. Sebelum kick-off dimulai, Yamal selalu memanjatkan doa yang diajarkan oleh sang nenek, Fatimah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pemain yang diketahui memeluk agama Islam itu memang beberapa kali terlihat mengangkat kedua telapak tangan sebelum pertandingan dimulai. Bagi sebagian orang, momen tersebut mungkin hanya sekilas terlihat di layar televisi. Namun kebiasaan itu menurut Yamal memiliki makna yang jauh lebih dalam.
Baca Juga
Ia mengaku doa tersebut menjadi cara untuk memohon perlindungan sekaligus keberkahan sebelum menjalani pertandingan.
"Aku membaca Al-Fatihah dan juga mengucapkan beberapa doa yang nenekku ajarkan padaku. Beliau selalu menasihatiku untuk membacanya sebelum setiap pertandingan agar Tuhan memberkahiku," ungkap Yamal seperti dikutip kanal YouTube Le7tv.
Baca Juga
Sosok Fatimah disebut memiliki pengaruh besar dalam perjalanan hidup Yamal. Sang nenek bukan hanya menjadi tempatnya belajar nilai-nilai agama, tetapi juga menanamkan kebiasaan untuk selalu mengawali setiap langkah dengan doa.
Fatimah pun menjelaskan doa yang selalu ia pesankan kepada cucunya sebelum bertanding.
"Aku selalu berkata kepada dia (Yamal) sebelum pertandingan ucapkan, 'Ya Rabb, berilah aku taufik (petunjuk, pertolongan, dan kemudahan dari-Mu) dan tolonglah aku menghadapi kaum kafir'," ujar Fatimah.
Nilai tersebut terus dibawanya hingga menembus level tertinggi sepak bola dunia. Momentum itu kembali terlihat pada final Piala Dunia 2026. Sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda kemenangan Spanyol atas Argentina, Yamal tidak langsung ikut berpesta bersama rekan-rekannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di tengah gemuruh ribuan suporter di MetLife Stadium, New Jersey, ia justru berlutut di tengah lapangan. Kedua tangannya terangkat ke depan wajah sebelum mengusap wajahnya usai menyelesaikan doa.
Momen sederhana tersebut langsung viral di media sosial dan menuai banyak pujian. Banyak penggemar menilai sikap Yamal mencerminkan rasa syukur dan kerendahan hati meski baru saja meraih pencapaian terbesar dalam kariernya.
Halaman Selanjutnya
Usai berdoa, pemain Barcelona itu kemudian menghampiri kapten Argentina, Lionel Messi. Keduanya berjabat tangan, berbincang singkat, lalu berpelukan hangat sebelum akhirnya meninggalkan lapangan.