Ketum PWI: Informasi yang benar jadi energi positif bangsa - ANTARA News Jawa Barat
Bandung (ANTARA) - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir menyatakan, kehadiran pers masa kini yang menyajikan informasi benar dan akurat menjadi energi positif untuk bangsa Indonesia lebih maju dan tumbuh berkembang.
"Sekarang kehadirannya untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat adalah informasi yang benar dan akurat menjadi energi positif untuk bangsa ini, untuk maju, dan tumbuh berkembang, ini relevansinya," kata Akhmad Munir saat acara pelantikan Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon beserta jajaran pengurus periode 2026–2031 di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat.
Ia menyampaikan, tantangan pers saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan kompetisi antarmedia. Ekosistem informasi telah berubah drastis seiring menguatnya media sosial dan berbagai platform digital.
Informasi kini, kata dia, dapat diproduksi dan disebarluaskan oleh siapa saja dalam hitungan detik. Perkembangan kecerdasan buatan (AI) juga semakin mempercepat produksi konten dalam berbagai bentuk.
"Apakah mampu, inilah tantangannya, oleh karena itu di tengah tantangan kita menghadapi disrupsi media," katanya.
Menurut Munir, keunggulan pers justru terletak pada proses jurnalistik yakni verifikasi, akurasi, konfirmasi, keberimbangan, kepatuhan terhadap kode etik serta tanggung jawab kepada masyarakat.
Ia menegaskan, wartawan tidak cukup hanya mengejar kecepatan, kebenaran, dan kredibilitas harus tetap menjadi kekuatan utama pers dengan tetap mengikuti perkembangan teknologi digital agar wartawan semakin adaptif tanpa meninggalkan akurasi dan verifikasi.
"Pers harus menguatkan yang benar, melakukan konfirmasi," katanya.
Terkait disrupsi media, kata dia, tidak boleh dijawab dengan ketakutan terhadap teknologi. Sebaliknya, wartawan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus memperkuat kompetensi dan integritas profesinya.
Namun, lanjut dia, teknologi tidak dapat menggantikan tanggung jawab wartawan dalam menentukan kebenaran informasi, melakukan verifikasi, memberikan konteks dan mempertanggungjawabkan produk jurnalistik kepada publik.
Ia menyampaikan, PWI menilai perubahan teknologi akan mengubah cara wartawan bekerja, tetapi prinsip integritas, verifikasi, independensi dan tanggung jawab kepada publik tidak boleh ikut berubah.
Ia menambahkan, PWI sebagai organisasi wartawan terbesar di Indonesia dengan anggota lebih dari 30 ribu orang mempunyai tanggung jawab besar dalam menjaga kemerdekaan pers, mencerdaskan masyarakat serta berkontribusi terhadap kemajuan bangsa dan negara.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ketum PWI: Informasi yang benar menjadi energi positif bangsa
Pewarta: Feri Purnama
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.