Ketua DPRD Bogor dorong peningkatan kualitas layanan RSUD Kota Bogor - ANTARA News Megapolitan

Ketua DPRD Bogor dorong peningkatan kualitas layanan RSUD Kota Bogor - ANTARA News Megapolitan

Bogor (ANTARA) - Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil mendorong RSUD Kota Bogor terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan agar semakin profesional, cepat, dan optimal dalam memenuhi kebutuhan masyaraka...

Bogor (ANTARA) - Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil mendorong RSUD Kota Bogor terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan agar semakin profesional, cepat, dan optimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat seiring peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 rumah sakit tersebut, Jumat.

"Selamat ulang tahun ke-12 untuk RSUD Kota Bogor. Mudah-mudahan di usia yang ke-12 ini pelayanan semakin baik, semakin berkualitas, dan semakin optimal dalam melayani masyarakat Kota Bogor," kata Adityawarman saat menghadiri peringatan HUT ke-12 RSUD Kota Bogor di Bogor.

Ia mengatakan bertambahnya usia RSUD Kota Bogor harus menjadi momentum untuk terus berbenah, baik dari sisi pelayanan, sumber daya manusia, maupun fasilitas kesehatan.

Menurut dia, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus ditingkatkan. Karena itu, DPRD Kota Bogor mendukung berbagai upaya pengembangan RSUD Kota Bogor agar mampu menghadirkan layanan yang nyaman, cepat, dan berkualitas bagi seluruh pasien.

Adityawarman juga mengapresiasi tenaga kesehatan, manajemen, dan seluruh jajaran RSUD Kota Bogor atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat.

"Terima kasih atas dedikasi seluruh jajaran RSUD Kota Bogor. Semoga ke depan semakin sukses dan terus menjadi rumah sakit yang memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan RSUD Kota Bogor harus menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan dengan mengedepankan semangat melayani masyarakat sepenuh hati.

"Bangga melayani dengan hati, artinya sudah menjadi komitmen dari kita semua bahwa RSUD Kota Bogor ini adalah ujung tombak dari upaya kita memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya," kata Dedie.

Ia mengapresiasi berbagai pembenahan yang dilakukan manajemen baru RSUD Kota Bogor di bawah kepemimpinan Direktur Utama Sri Nowo Retno. Menurut dia, dalam tujuh bulan terakhir telah terlihat peningkatan pada aspek tata kelola dan pelayanan rumah sakit.

Dedie menambahkan, sebagai rumah sakit rujukan tipe A, RSUD Kota Bogor kini melayani tidak hanya masyarakat Kota Bogor, tetapi juga pasien dari berbagai daerah. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme pelayanan.

Pada momentum HUT ke-12, RSUD Kota Bogor juga meluncurkan layanan call center 24 jam yang terintegrasi dengan layanan kegawatdaruratan Kota Bogor.

Direktur Utama RSUD Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan respons yang lebih cepat terhadap kebutuhan masyarakat.

"Setiap pertanyaan bisa langsung direspons. Dengan adanya call center ini, berbagai informasi maupun keluhan masyarakat dapat ditangani lebih cepat," katanya.

Ia menjelaskan masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk memperoleh informasi jadwal dokter, ketersediaan ruang perawatan, hingga menyampaikan pengaduan pelayanan.

Menurut Sri Nowo Retno, RSUD Kota Bogor akan terus mengedepankan pelayanan yang berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat. Selain memberikan layanan kesehatan di rumah sakit, pihaknya juga bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor dalam menjalankan program promotif dan preventif melalui edukasi serta sosialisasi kesehatan.

Sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), lanjut dia, RSUD Kota Bogor berkomitmen meningkatkan tata kelola secara berkelanjutan, sehingga hasil pengelolaan rumah sakit dapat dikembalikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pewarta: DPRD Kota Bogor/ HUMPROPUB
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.