Karantina Kalbar cegah wabah ikan mas di Kapuas - ANTARA News Kalimantan Barat
Pontianak (ANTARA) - Karantina Kalimantan Barat (Kalbar) bergerak cepat menangani kematian massal ikan mas di keramba budi daya Sungai Kapuas, Kabupaten Kubu Raya untuk mencegah penyebaran penyakit.
"Petugas diterjunkan ke kawasan keramba setelah kejadian yang meresahkan pembudidaya ikan setempat dan berpotensi mengganggu keberlanjutan usaha perikanan di kawasan tersebut," kata Kepala Karantina Kalbar Ferdi di Pontianak, Senin.
Dia mengatakan petugas mengambil sampel air dan bangkai ikan untuk menjalani pengujian laboratorium guna mengetahui penyebab pasti kematian ikan.
"Kami bergerak cepat turun ke lapangan untuk memastikan penyebab pasti kematian massal ini sekaligus menghentikan potensi penyebaran HPIK," tuturnya.
Selain pengambilan sampel, petugas melakukan sterilisasi pada area terdampak serta memberikan edukasi kepada pembudidaya mengenai langkah pencegahan agar penyakit tidak menyebar ke keramba lain maupun perairan umum.
Menurut Ferdi, mitigasi diperlukan karena Sungai Kapuas menjadi salah satu sumber penting bagi aktivitas perikanan budidaya masyarakat. Penyebaran Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK) dapat berdampak terhadap ekosistem sekaligus mata pencaharian pembudidaya.
"Aliran Sungai Kapuas merupakan urat nadi perikanan budi daya masyarakat, sehingga tindakan proteksi dan karantina ketat harus segera dilakukan demi melindungi ekosistem serta menjaga keberlanjutan mata pencaharian para pembudidaya di Kubu Raya," katanya.
Karantina Kalbar mendorong pembudidaya turut aktif dalam upaya pengendalian dengan mengikuti arahan petugas dan melaporkan apabila kembali ditemukan ikan yang sakit atau mengalami kematian dalam jumlah tidak wajar.
Sinergi antara petugas karantina dan pembudidaya dinilai penting untuk mempercepat penanganan sekaligus mencegah potensi wabah meluas di kawasan perairan Sungai Kapuas.
Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan lebih lanjut, termasuk memastikan jenis penyakit yang menyebabkan kematian massal ikan mas tersebut.
"Kami berharap langkah mitigasi yang dilakukan dapat menjaga keamanan perairan Sungai Kapuas sekaligus menekan potensi kerugian ekonomi yang lebih besar bagi pembudidaya di Kecamatan Rasau Jaya," kata dia.
Pewarta: Rendra Oxtora
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.