Kemenkum Kaltim catat 59 merek lokal terdaftar Januari-Agustus 2026 - ANTARA News Kalimantan Timur
Samarinda (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Timur mencatat 59 merek usaha lokal resmi terdaftar sebagai kekayaan intelektual selama Januari hingga Agustus 2026.
"Kami ingin memastikan bahwa pelaku UMKM memahami betul pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual, karena hal ini dapat menjadi aset berharga dalam pengembangan usaha mereka," kata Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kemenkum Kaltim Muhammad Ibnu Qayyim di Samarinda, Sabtu.
Puluhan merek yang difasilitasi pendaftarannya tersebut mayoritas milik pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tersebar di Kalimantan Timur hingga Kalimantan Utara.
Beberapa merek produk lokal yang telah memperoleh perlindungan hukum antara lain Lumpia Pa'nas 88 dari Kota Samarinda, Matcha Mood dari Kota Bontang, dan Dapoer Bunda Erens dari Kabupaten Paser.
Ibnu Qayyim mengatakan tingginya minat pendaftaran merek sejalan dengan komitmen Kemenkum untuk menghadirkan layanan administrasi hukum yang informatif, mudah diakses, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari upaya mendekatkan layanan, Tim Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kemenkum Kaltim melakukan kunjungan kerja ke Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Penajam Paser Utara.
Dalam kegiatan inventarisasi tersebut, tim mengidentifikasi dan mendampingi dua potensi kekayaan intelektual unggulan daerah yang siap diusulkan untuk didaftarkan, yakni produk olahan hasil laut dan produk berbahan dasar kelapa.
Selain mendatangi daerah, Kemenkum Kaltim juga membuka layanan konsultasi kekayaan intelektual di ruang publik, termasuk melalui stan pada kegiatan bazar peringatan Hari Pengayoman ke-81.
"Langkah kemudahan pelayanan ini dapat terus memacu kesadaran para pelaku usaha di Benua Etam untuk melindungi karya dan merek dagangnya agar memiliki daya saing yang lebih kuat dalam ekspansi bisnis ke depan," tutur Ibnu Qayyim.
Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.