Kemenag Sumut bersama MUI sinergi penguatan pembinaan agama Islam - ANTARA News Sumatera Utara
Medan (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) sepakat bersinergi penguatan pembinaan keagamaan Islam di daerah.
"Hari ini kita lakukan penandatanganan MoU (nota kesepahaman) dengan MUI terkait pembinaan umat Islam," ucap Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumut Ahmad Qosbi usai menandatangani MoU mengenai Penguatan Pembinaan Keagamaan dengan MUI Sumut di Medan, Rabu.
Kedua belah pihak, lanjut dia, menyepakati sinergi penguatan pembinaan keagamaan, seni budaya, pengembangan keumatan tenaga pendidik agama Islam.
Selain itu, tenaga kependidikan, siswa atau santri madrasah, serta lembaga pendidikan Islam di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara.
"Pelaksanaan seni budaya di lingkungan pesantren dan madrasah. Selanjutnya kita akan berkolaborasi melalui pelaksanaan dakwah-dakwah dan juga siar Islam di madrasah dan pondok pesantren," kata dia.
Pihaknya juga menekankan upaya sinergi ini dalam menciptakan siswa atau santri memiliki karakter di wilayah Sumatera Utara.
"Termasuk memiliki akhlakul karimah yang baik di lingkungan madrasah dan pondok pesantren," kata Qosbi.
Ketua MUI Provinsi Sumut Maratua Simanjuntak menyampaikan pihaknya memiliki komitmen kemandirian melalui pembinaan umat di Sumatera Utara.
Walaupun dengan anggaran terbatas, kata dia, namun bantuan muhsinin dan kolaborasi banyak pihak, sehingga program-program pembinaan terus dapat berjalan.
"Kali ini berkolaborasi bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama, semoga membawa banyak manfaat bagi umat Islam di Sumatera Utara," katanya.
Pihaknya juga mengatakan penguatan pembinaan keagamaan, seni budaya, pengembangan keumatan berupa bimbingan akhlakul karimah hingga penelitian dan pengkajian.
"Penguatan moderasi beragama dan kerukunan umat beragama, pertukaran data dan informasi dan sumber daya lain guna mendukung pelaksanaan program ini," papar Maratua.
Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.