Kejar swasembada gula dalam dua tahun, Kementan bongkar tanaman tebu tak produktif

Kejar swasembada gula dalam dua tahun, Kementan bongkar tanaman tebu tak produktif

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengebut pelaksanaan program bongkar ratoon secara masif terhadap tanaman tebu yang sudah tidak lagi produktif agar swasembada gula ANTARA News sumsel 39 ...

Kejar swasembada gula dalam dua tahun, Kementan bongkar tanaman tebu tak produktif

Rabu, 22 Juli 2026 21:01 WIB

Image Print

Petani memanen tebu saat panen raya di Jatikalen, Nganjuk, Jawa Timur, Senin (20/7/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Mada/agr

Surabaya (ANTARA) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengebut pelaksanaan program bongkar ratoon secara masif terhadap tanaman tebu yang sudah tidak lagi produktif agar swasembada gula putih yang ditargetkan dalam dua tahun ke depan tercapai.

"Perintah Bapak Presiden, swasembada gula putih paling lambat dua tahun harus tercapai. Insya Allah kami akan melakukan bongkar ratoon secara besar-besaran," katanya dalam kunjungan kerja di Kantor Pusat PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Surabaya, Rabu.

Mentan menuturkan tanaman ratoon berumur 12 tahun, tujuh tahun hingga 15 tahun akan dibongkar dan diremajakan dengan target sekitar 100 ribu hektare setiap tahun.

Melihat masifnya upaya itu, Amran optimistis dalam dua tahun seluruh program ini dapat selesai dengan anggaran yang sudah disiapkan atas persetujuan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut dia, percepatan peremajaan tanaman menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas tebu nasional sehingga mampu mendongkrak produksi gula dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara Mahmudi menegaskan pihaknya siap menjalankan arahan pemerintah dengan memperkuat kolaborasi bersama pabrik gula swasta serta meningkatkan dukungan kepada petani tebu.

"Intinya kita harus melakukan percepatan swasembada gula. Arahan Bapak Menteri menjadi semangat bagi PT SGN bersama pabrik gula swasta untuk bergerak bersama-sama, terutama dengan memberikan perhatian lebih kepada petani," ujar Mahmudi.

Mahmudi menjelaskan beberapa bentuk dukungan untuk para petani di antaranya melalui program bantuan bongkar ratoon, penyediaan traktor, serta berbagai dukungan budidaya lainnya.

"Kami optimistis target swasembada gula dalam dua tahun dapat diwujudkan," ujarnya.

Ia menekankan, keberhasilan program percepatan swasembada tidak hanya bergantung pada peningkatan kapasitas industri gula tetapi juga pada keberhasilan meningkatkan produktivitas di tingkat petani.

Oleh sebab itu, PT SGN akan terus memperluas pendampingan, mekanisasi, serta program peremajaan tanaman sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan kemandirian gula nasional sesuai target pemerintah

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026