J&T Express Siapkan Bantuan hingga Rp15 Juta untuk UMKM

J&T Express Siapkan Bantuan hingga Rp15 Juta untuk UMKM

Program hasil kolaborasi J&T Express dengan Kementerian UMKM saat ini mulai dijalankan di Makassar, Sulawesi Selatan.

J&T Express menyiapkan ekspansi program ke sejumlah daerah lain, termasuk wilayah yang memiliki UMKM terdampak bencana.

Baca Juga: Volume Paket Naik 65 Persen, J&T Perluas Mesin Sortir hingga Drop Center

Brand Manager J&T Express, Herline Septia mengatakan, pelaku UMKM membutuhkan lebih dari sekadar modal untuk mengembangkan usahanya.

"Pelaku UMKM tidak hanya membutuhkan modal, tetapi juga akses logistik dan pasar. Karena produk yang bagus perlu didukung distribusi dan promosi agar bisa menjangkau konsumen yang lebih luas," kata Herline dalam perayaan 11 tahun J&T Express di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Melalui J&T Jawara Lokal, pelaku UMKM akan melewati proses seleksi dan penilaian yang melibatkan J&T Express, Kementerian UMKM, serta mitra program.

Pelaku usaha yang terpilih kemudian mendapatkan dukungan untuk mengembangkan bisnis. Salah satunya berupa dana bantuan hingga Rp15 juta.

Menurut Herline, program tersebut diarahkan untuk mendorong perkembangan produk lokal yang menggunakan bahan baku dari dalam negeri.

"Program ini kami jalankan untuk meningkatkan kemajuan produk lokal. Mereka punya kontribusi yang sangat besar buat daerah dan negara, kemudian sebagian besar menggunakan bahan lokal," ujarnya.

Program perdana tersebut dijalankan di Makassar. J&T Express selanjutnya menargetkan perluasan cakupan program agar lebih banyak UMKM memperoleh akses pengembangan usaha.

Selain bantuan pengembangan usaha, J&T Express memberikan subsidi ongkos kirim kepada UMKM yang telah melalui proses kurasi.

Subsidi ongkir diberikan hingga sekitar 30%. Dukungan ini terutama ditujukan untuk membantu pelaku UMKM yang berada di wilayah dengan biaya distribusi relatif tinggi.

Bagi UMKM, distribusi menjadi salah satu bagian penting dalam menjangkau konsumen di luar wilayah operasionalnya.

Karena itu, program tersebut tidak hanya berfokus pada kemampuan produksi, tetapi juga pada kemampuan pelaku usaha membawa produknya ke pasar yang lebih luas.

Baca Juga: J&T Express Perluas Layanan ke 60 Negara, Dorong Ekspor UMKM

Herline mengatakan akses logistik menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam pengembangan UMKM.

"Kalau produk sudah bagus, tetapi distribusinya sulit dan biaya pengirimannya tinggi, tentu akan menjadi tantangan ketika UMKM ingin memperluas pasar," kata dia.

J&T Express juga memberikan kesempatan kepada UMKM terkurasi untuk mempromosikan produk melalui aplikasi J&T Express.

Fasilitas tersebut ditujukan untuk mempertemukan produk lokal dengan konsumen yang lebih luas.

Dengan demikian, dukungan kepada UMKM tidak hanya diberikan dalam bentuk pembiayaan, tetapi juga diarahkan pada perluasan akses pasar.

Herline mengatakan perluasan pasar menjadi bagian dari rencana pengembangan program tersebut.

"Rencana tahun ini kita bisa jalankan dan mendukung lebih banyak usaha-usaha lokal untuk bisa punya kesempatan lebih," ujarnya.

Setelah menjalankan program perdana di Makassar, J&T Express berencana memperluas J&T Jawara Lokal ke empat kota lainnya.

Wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi bagian dari rencana ekspansi tersebut. Program diarahkan, antara lain, kepada UMKM yang terdampak bencana akhir tahun lalu.

Perluasan tersebut menjadi tahap berikutnya setelah pelaksanaan program di Makassar. J&T Express berharap semakin banyak pelaku usaha lokal memperoleh akses terhadap dukungan pengembangan bisnis.

Dengan skema tersebut, dukungan yang diberikan kepada UMKM mencakup beberapa kebutuhan sekaligus, mulai dari bantuan pengembangan usaha, subsidi ongkos kirim hingga akses promosi.