Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS
Liputan6.com, Teheran - Iran menolak usulan gencatan senjata dari Amerika Serikat (AS) yang dibawa Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi. Gencatan senjata tersebut diusulkan di tengah konflik kedua negara yang telah berlangsung hampir dua pekan. Hal ini dilaporkan The New York Times berdasarkan keterangan pejabat Iran dan Irak yang mengetahui pembahasan tersebut.
Dikutip dari Anadolu, Jumat (24/7/2026), menurut laporan itu, Al-Zaidi membawa usulan tersebut saat melakukan kunjungan ke Teheran setelah sebelumnya bertemu Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih.
Rincian isi proposal tidak diungkapkan. Namun, para pejabat Iran menyebut usulan itu merupakan satu-satunya proposal yang saat ini diajukan oleh AS.
Teheran menolaknya karena proposal tersebut dinilai tidak menyelesaikan persoalan mengenai kendali atas Selat Hormuz.
Kunjungan Al-Zaidi ke Iran merupakan lawatan resmi pertamanya sejak menjabat sebagai perdana menteri pada Mei lalu. Dia datang bersama delegasi tingkat menteri dan bertemu Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk membahas hubungan bilateral, perkembangan kawasan, serta upaya memperkuat keamanan dan stabilitas.
Pejabat Iran mengatakan kedua negara juga membahas implementasi berbagai kesepakatan yang telah ditandatangani sebelumnya. Pemerintah Iran dan Irak sama-sama menyerukan peningkatan kerja sama di bidang perdagangan, energi, transportasi, dan isu-isu regional.
Media Iran melaporkan bahwa Al-Zaidi juga bertemu dengan kepala negosiator Iran sekaligus Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, serta Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.
Laporan The New York Times juga menyebut para pejabat Iran tengah bersiap menghadapi kemungkinan meluasnya konflik apabila Trump merealisasikan ancamannya untuk menyerang Teheran dan infrastruktur penting lainnya.
Dua pejabat Iran mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa serangan semacam itu akan mendorong Teheran memperluas konflik ke tingkat regional, termasuk dengan menargetkan Tel Aviv dan meminta kelompok Houthi di Yaman menutup Selat Bab al-Mandab.