Ini kecamatan di Cianjur rawan bencana alam seiring prakiraan potensi hujan deras - ANTARA News Jawa Barat
Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), mencatat dua hari ke depan seluruh wilayah Cianjur berpotensi terjadi hujan deras berdasarkan informasi dari BMKG, sehingga masyarakat di wilayah rawan bencana diminta waspada.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cianjur Samudra Wira Purnama di Cianjur, Jumat, mengatakan BMKG mengeluarkan surat peringatan dini sejumlah wilayah di Jabaryang berpotensi terjadi hujan deras, terutama di Cianjur.
Kecamatan di Cianjur rawan bencana
Pihaknya mengimbau masyarakat, terutama yang berada di wilayah rawan bencana alam seperti di Kecamatan Cibeber, Campaka, Mande, dan sejumlah wilayah di selatan Cianjur, untuk siaga dan waspada serta jeli membaca tanda terjadi bencana.
"Kami juga meminta pengelola tempat wisata dan pengendara yang melintas di jalur utama Cianjur mewaspadai potensi hujan lebat selama dua hari ke depan," katanya.
Saat hujan turun deras, lanjutnya, di sepanjang jalur utama Cianjur mulai dari Puncak hingga Cianjur, terdapat sejumlah titik rawan bencana alam, longsor, banjir, dan pohon tumbang seperti di Jalan Raya Puncak-Cipanas dan Cipanas-Cugenang.
Para pengendara yang melintas diminta meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan, lebih baik berhenti di tempat yang dinilai aman ketika hujan turun deras, menghindari parkir atau berhenti di bawah pohon rawan tumbang.
Pasalnya, kata dia, BMKG mendata sejumlah wilayah di Jabar yang berpotensi terjadi hujan lebat dengan kategori siaga termasuk Kabupaten Cianjur, dimana hujan lebat diprediksi terjadi pada dua hari ke depan.
"Kami meminta masyarakat, terutama pengguna jalan, tidak memaksakan diri melintas ketika hujan lebat karena jarak pandang terganggu serta dapat memicu terjadi bencana, lebih baik berhenti di tempat yang dinilai aman," kata Samudra Wira Purnama.
Seiring musim kemarau yang masih melanda, pihaknya meminta masyarakat tidak membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan karena sebagian besar rumput dan ilalang yang mengering dapat mudah terbakar.
"Status siaga darurat bencana kekeringan yang berlaku selama tiga bulan berakhir pada September 2026, meski sudah ada hujan yang turun, masyarakat tetap diminta tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan saat membersihkan lingkungan," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Waspada hujan deras di Cianjur dalam dua hari ke depan
Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.