Imigrasi Tanjabbar beri penyuluhan untuk pelajar bahaya TPPO dan TPPM - ANTARA News Jambi
Tanjab Barat, Jambi (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Tanjung Jabung (Tanjab) Barat, Jambi memberikan edukasi para siswa tingkat menengah atas (SMA), guna meningkatkan kesadaran terhadap bahaya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan tindak pidana penyelundupan migran (TPPM).
"Kegiatan penyuluhan menjadi ruang bagi Imigrasi untuk memperkenalkan pengetahuan dasar keimigrasian, sekaligus membangun kewaspadaan generasi muda terhadap berbagai risiko yang dapat terjadi dalam perjalanan ke luar negeri," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Jabung Barat Andriw Guntur Suryadarma Simanjuntak melalui keterangan di Jambi, Jumat.
Ia menyampaikan program Imigrasi masuk sekolah (goes to school) kali ini menyasar para siswa di SMAN 15 Tanjung Jabung Barat.
Dalam kegiatan tersebut, petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) memberikan pemahaman dan pendidikan keimigrasian dan mengenai potensi bahaya TPPO dan TPPM serta berbagai modus yang perlu diwaspadai.
Salah satu modus, kata Andriw, adalah tawaran pekerjaan atau perjalanan ke luar negeri yang terlihat menguntungkan, tetapi tidak disertai informasi yang jelas mengenai perusahaan, pekerjaan, dokumen, maupun jalur keberangkatannya.
Dalam kesempatan itu, para pelajar diajak untuk lebih kritis dalam menerima informasi yang beredar, terutama melalui media sosial.
Lanjut dia, tawaran dengan iming-iming gaji tinggi, pekerjaan mudah, atau kesempatan bekerja di luar negeri perlu diperiksa kebenaran dan legalitas sebelum mengambil keputusan.
"Jangan mudah percaya, jangan terburu-buru, dan selalu pastikan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya. Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam edukasi yang diberikan kepada para pelajar" ungkapnya.
Ia menambahkan, selain membahas pencegahan TPPO dan TPPM, petugas Pimpasa juga memberikan pengetahuan dasar mengenai keimigrasian, mulai dari fungsi paspor sebagai dokumen perjalanan, ketentuan perjalanan ke luar negeri, penggunaan dokumen perjalanan secara benar, hingga pentingnya mematuhi peraturan yang berlaku di negara tujuan.
Pengetahuan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para pelajar ketika kelak memiliki kesempatan melakukan perjalanan internasional, baik untuk melanjutkan pendidikan, bekerja, berwisata, maupun keperluan lainnya.
Dengan pemahaman yang diberikan, para pelajar diharapkan mampu mengenali potensi risiko, melindungi diri dari berbagai modus kejahatan lintas negara, serta turut menyampaikan informasi yang benar kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Melalui Imigrasi goes to school, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Jabung Barat terus memperluas jangkauan edukasi keimigrasian kepada masyarakat, sehingga kehadiran petugas menjadi bagian dari upaya mendekatkan informasi kepada masyarakat, sekaligus memperkuat fungsi pembinaan dan pencegahan.
"Upaya pencegahan TPPO dan TPPM memang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Namun, langkah tersebut dapat dimulai dari lingkungan terdekat dan dari hal sederhana: berani bertanya, mampu mengenali risiko, serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi," tutupnya.
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.