IHSG ditutup menguat ditopang kombinasi sentimen domestik dan global - ANTARA News Jambi
......Sentimen eksternal dan internal menopang menguatnya IHSG......
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat ditopang oleh kombinasi sentimen dari tingkat domestik dan global.
IHSG ditutup menguat 72,11 poin atau 1,09 persen ke posisi 6.667,89. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 10,90 poin atau 1,67 persen ke posisi 662,77.
“Sentimen eksternal dan internal menopang menguatnya IHSG,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias NIco dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.
Dari mancanegara, Nico mengatakan laporan pekerjaan sektor swasta Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan memberikan sentimen positif, yaitu data ADP Employment Change turun dari sebelumnya 46.000 menjadi 38.000.
"Data itu menunjukkan bahwa pertumbuhan lapangan kerja swasta AS melambat pada bulan Agustus 2026," ujar Nico.
Selain itu, Nico menyebut komentar Presiden Federal Reserve New York, John Williams, mengindikasikan tidak adanya kebutuhan mendesak untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut ke depan.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan serangan AS yang diperbarui terhadap Iran kemungkinan akan berumur pendek, sehingga meredakan kekhawatiran atas konflik di kawasan Timur Tengah yang berkepanjangan.Kemudian, harga minyak yang lebih rendah memberikan sedikit kelegaan atas inflasi dan tekanan biaya energi.
Dari kawasan Asia, Indeks Aktivitas Bisnis PMI Jasa Global S&P Jepang naik menjadi 52,5 pada Agustus 2026, dan Indeks Manajer Umum Sektor Jasa China RatingDog naik menjadi 51,4 pada Agustus 2026 dari sebelumnya 50,4 pada Juli 2026.
"Baik Jepang maupun China, peningkatan aktivitas tersebut didukung oleh permintaan domestik yang lebih kuat," ujar Nico.
Dari dalam negeri, Nico menilai pelaku pasar tampaknya merespon positif setelah pelantikan Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti, yang menjadi perempuan pertama yang memimpin bank sentral dan berjanji untuk menjaga kebijakan tetap responsif terhadap tantangan ekonomi sambil mempromosikan stabilitas dan mendukung pertumbuhan.
“Respon pasar tersebut seiring berjalan lancarnya dalam proses transisi kepemimpinan di BI sehingga pelantikan tersebut sebagai sinyal akan keberlanjutan kebijakan moneter bank sentral,” ujar Nico.
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik yang naik sebesar 2,46 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor barang konsumen primer yang naik masing-masing sebesar 1,99 persen dan 1,60 persen.
Sedangkan satu sektor melemah yaitu sektor teknologi yang turun sebesar 1,66 persen,
Adapun, saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu VRNA, TRUK, UANG, NICK, dan FORU. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni BELI, BAPA, UDNG, MDIA dan INTD.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.471.000 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 39,30 miliar lembar saham senilai Rp18,60 triliun. Sebanyak 415 saham naik, 228 saham menurun dan 320 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 0,18 persen ke 64.208,00, indeks Shanghai menguat 0,02 persen ke 3.942,09, indeks Hang Seng melemah 0,39 persen ke 25.213,31, indeks Kospi menguat 0,26 persen ke 6.579,48, dan indeks Straits Times menguat 0,06 persen ke 5.747,71.
Baca juga: JP Morgan Indonesia proyeksi IHSG ke level 7.000 di akhir 2026
Baca juga: IHSG menguat di tengah pasar cermati sentimen global dan domestik
Pewarta: Muhammad Heriyanto
Uploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.