Hasil RUPS I.League: Amali mundur, Yunus Nusi jadi Komisaris Utama
Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali mundur dari Komisaris Utama I.League dan sebagai gantinya posisi tersebut diisi oleh Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi, seperti diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa I.League 2026 di Jakarta Selatan, Rabu.
"Atas speech yang disampaikan oleh Prof Amali ya, beliau mengundurkan diri karena alasan dan kesibukan beliau, kemudian PSSI menunjuk Pak Yunus Nusi sebagai Komisaris Utama," kata Direktur Utama I.League Ferry Paulus saat memaparkan hasil RUPS Tahunan dan Luar Biasa kepada awak media.
Menurut Ferry, penunjukan Yunus sesuai dengan Anggaran Dasar perseroan yang mengharuskan posisi Komisaris Utama diisi secara ex-officio oleh jajaran pimpinan PSSI, baik Executive Committee, Ketua Umum, Wakil Ketua Umum 1 maupun 2, dan/atau Sekretaris Jenderal.
Sementara itu Glenn Sugita sebagai perwakilan klub juara Super League, Persib Bandung, tetap menduduki jabatan sebagai komisaris. Adapun posisi komisaris independen tetap dipercayakan kepada Muhammad Lutfi.
Direktur Bisnis dipercayakan kepada Sadikin Aksa, Teddy Tjahjono sebagai Direktur Finansial dan Administrasi, sementara Asep Saputra tetap memegang posisi sebagai Direktur Kompetisi.
"Tentunya perubahan pengurus ini untuk memperkuat internal di (PT) Liga sendiri, termasuk pengawasan, memperkuat pengawasan di komisaris," ujar Ferry.
Baca juga: I.League dorong klub-klub lahirkan "Lamine Yamal" dari Indonesia
Dalam kesempatan yang sama, diputuskan juga seremoni pembukaan kompetisi kasta tertinggi Liga 1 Indonesia atau Super League 2026/27 digelar pada 4 September pukul 19.00 WIB, dengan laga antara Bali United melawan PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.
Laga ini menjadi laga kedua kompetisi musim baru 2026/27 setelah laga antara Arema FC melawan Isenmulang Kalteng FC pada pukul 15.30 WIB di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Lebih lanjut, Ferry juga melaporkan kenaikan subsidi untuk klub Super League musim ini, dari semula Rp19 miliar menjadi Rp27 miliar.
"Subsidi masih sama seperti musim yang lalu ya, tetapi yang kita berikan sesungguhnya naik. Naik atau lebih besar ya, yang awalnya 19 miliar kemudian kali ini kita berikan sebesar 27 miliar," kata Ferry.
Berikut jajaran Dewan Komisaris I.League:
Komisaris Utama: Yunus Nusi
Komisaris: Glen Sugita
Komisaris Independen: Muhammad Lutfi
Berikut jajaran Direksi I.League:
Direktur Utama: Ferry Paulus
Direktur Bisnis: Sadikin Aksa
Direktur Finansial dan Administrasi: Teddy Tjahjono
Direktur Kompetisi: Asep Saputra
Baca juga: Stefano Lilipaly ungkap alasannya bergabung dengan Semen Padang
Baca juga: Shin Tae-yong yakin level permainan Persija segera capai 100 persen
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.