Harga Rp 20 Jutaan, Konsumsi BBM Motor Honda Kembaran Vespa 53 Km/L
Jakarta -
Honda telah meluncurkan skuter matik (skutik) 'kembaran' Vespa untuk konsumen di China, yakni Honda F125. Menariknya, selain lebih murah, kendaraan tersebut juga lebih irit bahan bakar.
Disitat dari Greatbiker, Sabtu (25/7), Honda menyematkan mesin eSP 125 cc satu silinder SOHC dua katup berpendingin udara. Spesifikasi tersebut mampu menghasilkan tenaga 7 kW atau 9,5 dk pada 7.750 rpm dan torsi 10 Nm di 5.750 rpm.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Honda membekali F125 dengan teknologi ACG Starter sehingga suara saat mesin dinyalakan lebih halus dibanding starter konvensional. Ada pula Idling Stop System yang membuat kinerja mesin lebih efisien dan menghemat konsumsi bahan bakar.
Bicara konsumsi BBM, Honda mengklaim F125 mampu menempuh jarak 53,2 km hanya dengan satu liter bensin. Sementara tangkinya punya kapasitas sekira 5,7 liter. Maka, dalam kondisi full tank, kendaraan mampu melaju sejauh 280 km.
Namun, perlu dicatat, angkanya bisa berbeda-beda. Sebab, konsumsi BBM bisa dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari gaya berkendara, rute yang dilintasi, hingga bobot pengendara.
Mengenal Honda F125
Honda F125 Foto: Doc. Wuyang Honda
Honda F125 mengusung konsep retro modern dengan garis bodi membulat, lampu berdesain sederhana, serta siluet yang mengingatkan kita pada Vespa. Proporsinya juga dibuat ringkas sehingga cocok digunakan untuk mobilitas perkotaan maupun selap-selip di jalan padat.
Motor itu tersedia dalam lima pilihan warna, yakni Gulf Blue, Pearl Black, Avocado Green, Milk Almond White, dan Star Moon White. Pilihan warnanya dibuat beragam untuk menyasar konsumen muda hingga mereka yang menginginkan skutik bergaya klasik.
Pada sektor keselamatan, varian standar memakai kombinasi rem cakram depan dan tromol belakang yang didukung Combined Braking System (CBS). Sementara varian yang lebih tinggi sudah dilengkapi Anti-lock Braking System (ABS) pada roda depan.
Selain itu, pada varian tertinggi, kendaraan juga sudah dibekali layar TFT berwarna serta sistem konektivitas WiLINK yang membuat kendaraan bisa terhubung ke ponsel.
Melalui aplikasi di smartphone, pengendara bisa menggunakan digital key, membuka kunci motor tanpa anak kunci, menerima pembaruan perangkat lunak OTA (over the air), memantau tekanan ban, mengecek kondisi mesin, hingga mendapatkan notifikasi apabila motor bergerak secara tidak wajar.
Tak hanya itu, WiLINK juga mendukung fitur navigasi grup dan perekaman rute perjalanan, fitur yang umumnya baru ditemui pada motor dengan harga jauh lebih mahal.
Di China, Honda F125 dipasarkan mulai 9.980 yuan atau sekitar Rp 26 jutaan. Sementara varian tertinggi yang sudah dilengkapi ABS, layar TFT, WiLINK, hingga smart top box dibanderol 13.400 yuan atau Rp 35 jutaan.
(sfn/dry)