Explore Babel 2026 dorong UMKM naik kelas dan berkelanjutan - ANTARA News Bangka Belitung

Explore Babel 2026 dorong UMKM naik kelas dan berkelanjutan - ANTARA News Bangka Belitung

Pangkalpinang (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali menggelar Explore Babel 2026 sebagai upaya memperkuat kapasitas UMKM daerah naik kelas agar mampu berkembang, berdaya saing dan berkelanjutan.

Kepala KPwBI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rommy S Tamawiwy di Pangkalpinang, Selasa, mengatakan Explore Babel tahun ini memasuki pelaksanaan kelima dengan mengusung tema "Harmoni Serumpun Sebalai Menuju Bangka Belitung Berdaya dan Berkelanjutan".

Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong masyarakat, khususnya pelaku UMKM, agar semakin aktif mengembangkan dan memasarkan produk lokal.

"Semangat utama yang kami bangun adalah bagaimana masyarakat Bangka Belitung mengenali dan mengangkat potensi daerahnya sendiri. Potensi itu akan semakin dikenal apabila kita bersama-sama mempromosikannya," katanya.

Ia menjelaskan rangkaian Explore Babel 2026 telah dimulai sejak April dan puncak kegiatannya akan berlangsung pada 28-30 Agustus 2026.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dibagi dalam tiga rangkaian utama, yakni pre-event, side event, dan main event yang melibatkan pemerintah daerah serta berbagai mitra strategis.

Pada tahap pre-event, terdapat sekitar 16 kegiatan yang dilaksanakan di sejumlah wilayah Bangka dan Belitung. Program tersebut dikolaborasikan dengan kegiatan pemerintah kabupaten dan kota melalui agenda "Road to Explore Babel".

Dengan konsep tersebut, rangkaian Explore Babel tidak hanya berlangsung di satu lokasi, tetapi turut menjangkau masyarakat di berbagai daerah.

Sementara itu, kegiatan side event difokuskan pada edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai berbagai program serta potensi ekonomi yang dapat dikembangkan.

Rommy mengatakan puncak Explore Babel akan menghadirkan sekitar 116 UMKM yang terdiri atas UMKM binaan Bank Indonesia serta pelaku usaha yang telah melalui proses kurasi bersama pemerintah daerah.

Beragam produk unggulan daerah akan ditampilkan untuk memperluas promosi sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha.

"Targetnya bukan hanya mempertemukan UMKM dengan konsumen, tetapi juga mendorong mereka meningkatkan kualitas produk, memanfaatkan teknologi digital, melakukan inovasi, dan secara bertahap mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk ekspor," ujarnya.

Ia menyebut perkembangan program tersebut salah satunya dapat dilihat dari peningkatan transaksi UMKM dalam setiap pelaksanaan Explore Babel.

Bahkan, sebelum memasuki agenda puncak tahun ini, nilai transaksi yang dihimpun dari berbagai rangkaian kegiatan telah mencapai sekitar Rp2 miliar.

"Angka transaksi terus menunjukkan perkembangan dari tahun ke tahun. Untuk 2026 saja, sebelum acara utama dimulai, transaksinya sudah berada di kisaran Rp2 miliar," kata Rommy.

Selain nilai transaksi, keberhasilan program juga dinilai dari peningkatan kapasitas pelaku usaha, kualitas produk, inovasi, pemanfaatan digitalisasi, serta bertambahnya UMKM yang mampu meningkatkan skala bisnisnya.

Rommy menegaskan pelaku UMKM yang diarahkan menuju pasar ekspor memerlukan pendampingan yang berkesinambungan dan disesuaikan dengan karakter serta kebutuhan masing-masing usaha.

"UMKM yang sudah memiliki kesiapan untuk berkembang ke pasar ekspor membutuhkan pendampingan yang lebih terarah. Karena itu, kami ingin memberikan ruang dan kesempatan agar mereka semakin percaya diri untuk meningkatkan kelas usahanya," katanya.

Tidak hanya mengangkat aspek ekonomi, Explore Babel 2026 juga membawa pesan mengenai kepedulian terhadap lingkungan dan sosial.

Salah satu program yang dihadirkan adalah Hall of Green Inspiration sebagai ruang edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Bank Indonesia juga menghadirkan Wakafe yang menggabungkan kegiatan wakaf dengan pengalaman menikmati kopi untuk memperkuat pesan mengenai kepedulian sosial dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Rommy mengatakan pendekatan itu menunjukkan bahwa Explore Babel tidak hanya berorientasi pada pengembangan ekonomi, tetapi juga berupaya membangun kesadaran masyarakat terhadap lingkungan dan kepedulian sosial.

Puncak Explore Babel 2026 akan dimulai dengan kegiatan pembukaan pada 28 Agustus sore yang dijadwalkan dihadiri Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P. Gozali bersama jajaran pemerintah daerah dan mitra strategis.

Kemudian pada 29 Agustus akan berlangsung berbagai perlombaan dan kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Rangkaian kegiatan ditutup pada 30 Agustus melalui talkshow hingga malam hari yang akan dimeriahkan penampilan penyanyi Budi Doremi.

Seluruh rangkaian puncak Explore Babel 2026 dapat diikuti masyarakat secara gratis.

Rommy berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun ekosistem UMKM yang lebih kuat di Bangka Belitung.

Menurut dia, kolaborasi menjadi faktor penting agar pengembangan UMKM tidak berhenti pada kegiatan promosi, tetapi dilanjutkan melalui pembinaan, pendampingan, peningkatan kapasitas, serta pembukaan akses pasar.

Pelaksanaan Explore Babel 2026 juga dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, termasuk pawai yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan ini saling mendukung, sehingga momentum kemerdekaan sekaligus menjadi ruang untuk menggerakkan ekonomi daerah dan memberikan hiburan yang positif bagi masyarakat," katanya.

Pewarta: Try M Hardi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.